Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Sidang Praperadilan Kasus Gas Portable: Pihak Polisi Mangkir, LBH Peradi Profesional Soroti Kriminalisasi Rakyat Kecil​

    21 Juli 2026

    Penyidikan Polisi Sedang Berjalan, Korban Pailit Bintoro Iduansjah Ajukan Penundaan Eksekusi Rumahnya

    21 Juli 2026

    Kasus Febrie Adriansyah Ujian Integritas Kejagung: Mahasiswa Minta Hukum Tanpa Pandang Bulu

    21 Juli 2026

    KKM Universitas Bina Bangsa Resmi Mengabdi di Desa Beberan, Kelompok 19 Bawa Lima Bidang Unggulan

    21 Juli 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»ICMI Banten dan Serang Book Party Bahas Dampak Lingkungan dan Perjuangan Perempuan dalam Talkshow Seba Literasi

    ICMI Banten dan Serang Book Party Bahas Dampak Lingkungan dan Perjuangan Perempuan dalam Talkshow Seba Literasi

    Mufakhir4 Februari 20253 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Banten bersama Indonesia Book Party Chapter Serang (Serang Book Party) sukses menggelar talkshow bertajuk Post-Modernisme Cinderella pada Minggu (2/2) di Café Teras Bamboo, Kota Serang. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Seba Literasi yang dibuka langsung oleh Ketua ICMI Orwil Banten, Dr. Ir. H. Eden Gunawan, M.M., IPM., ASEAN Eng., serta menghadirkan diskusi mendalam mengenai peran perempuan dalam kehidupan modern.

    Talkshow ini diselenggarakan oleh Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ICMI Orwil Banten dengan menghadirkan narasumber inspiratif, di antaranya Dr. Hj. Sitti Maani Nina, M.Si. (Kepala DP3AKB Provinsi Banten), Stevany Arizal, M.Sos. (Kepala Laboratorium Rekayasa Sosial FKIP Untirta), Nury Sybli (Women of the Year 2019), Encop Sofia (Anggota DPRD Provinsi Banten), serta Dr. Yulianti Fitriani, S.Pd., M.Sn. (Anggota Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak ICMI Orwil Banten).

    Baca juga : Tips Berbagi Waktu untuk Keluarga dan Karir ala Ratu Syafitri, Plt Inspektur Daerah Provinsi Banten

    Dalam pemaparannya, Stevany Arizal, M.Sos., membahas dampak pandemi Covid-19 terhadap perempuan, ia menilai selama masa tersebut perempuan menghadapi beban yang lebih berat dibanding laki-laki.

    “Selama pandemi, perempuan menghadapi beban yang jauh lebih besar dibanding laki-laki, baik dalam urusan rumah tangga maupun pekerjaan profesional,” jelasnya.

    Ia juga menyoroti bagaimana degradasi lingkungan meningkatkan risiko kesehatan bagi perempuan akibat polusi udara, limbah industri, dan penggunaan bahan kimia dalam sektor pertanian dan manufaktur.

    Sementara itu, Nury Sybli mengajak peserta untuk memahami identitas perempuan melalui sejarah bahasa.

    “Kata perempuan berasal dari bahasa Melayu kuno, per-empu-an, yang berarti sesuatu yang dimuliakan atau dihormati. Sementara wanita berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti ‘yang diinginkan.’ Jadi, perempuan harus berani bertanya: Siapa aku ini?” ujarnya.

    Selainitu, Ia juga menyoroti bagaimana berkurangnya akses terhadap air bersih dan sumber pangan akibat eksploitasi lingkungan berdampak langsung pada kehidupan perempuan.

    Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Banten, Encop Sofia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.

    “Baik secara penganggaran maupun program-program kerja, kami akan terus berusaha memperjuangkan hak-hak perempuan di Provinsi Banten,” tegasnya. Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan kebijakan, terutama terkait pembangunan berkelanjutan.

    Kepala DP3AKB Provinsi Banten, Dr. Hj. Sitti Maani Nina, M.Si., turut menekankan pentingnya literasi gender dan pemberdayaan perempuan di era digital.

    “Perempuan tidak lagi sekadar menjadi pelengkap dalam keluarga, tetapi turut menjadi pelopor dalam pembangunan masyarakat berbasis literasi dan inovasi,” ungkapnya.

    Ia menambahkan bahwa pendidikan berbasis ekologi dan wirausaha hijau dapat menjadi solusi untuk meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan yang berkelanjutan.

    Sebagai ketua panitia pelaksana Road to Seba Literasi, Dr. Yulianti Fitriani, S.Pd., M.Sn., mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya acara ini.

    “Terima kasih kepada para narasumber dan seluruh panitia yang terlibat karena sudah mendukung kegiatan talkshow hari ini. Semoga apa yang kita lakukan dapat bernilai teleologik, nilai kebermanfaatan bagi masyarakat perempuan di Banten. Perempuan harus baangkit,” tuturnya.

    Ia berharap acara ini mampu membuka wawasan peserta mengenai optimalisasi peran strategis perempuan dalam kehidupan modern serta mendorong semangat literasi dan pemberdayaan yang lebih luas di masyarakat.

    Selain diskusi, acara ini juga menampilkan berbagai pertunjukan seni. Tarian dari Laila Putri Wartawati memberikan sentuhan budaya yang memperkaya acara, sementara penampilan stand-up comedy dari Bayu Pekijing berhasil menghadirkan humor segar dengan mengangkat isu-isu perempuan secara ringan namun tetap bermakna. Kombinasi elemen-elemen ini menciptakan suasana yang inspiratif sekaligus memberikan refleksi mendalam bagi para peserta.

    Melalui talkshow ini, Road to Seba Literasi semakin menegaskan posisinya sebagai gerakan literasi yang inovatif dan inklusif. Acara ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mengeksplorasi isu-isu literasi, gender, dan budaya, serta mendorong kesadaran kolektif tentang pentingnya peran perempuan dalam pembangunan yang berkelanjutan.***

    Perempuan Seba Literasi Talk Show
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Sejarah Perang Banten VS Batavia, Kisah Pemberontakan Sultang Ageng Terhadap VOC

    BANTENPEDIA 5 Oktober 2024

    Mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 44 Sosialisasikan Program Kerja di Desa Sukaraja Cikeusal

    KKM Kelompok 79 UNIBA Meriahkan Penutupan MPLS di SDN 1 Sukadaya, Perkuat Kolaborasi Pendidikan

    KKM UNIBA Kelompok 78 Laksanakan Sosialisasi dan Observasi di Kampung Kapunduan RW 08 RT 15, Desa Sumurbandung, Kecamatan Cikulur

    KKM Universitas Bina Bangsa Resmi Mengabdi di Desa Beberan, Kelompok 19 Bawa Lima Bidang Unggulan

    Recent Post

    Edukasi Sampah Sejak Dini, KKM 21 UPG Pasang Plang di PAUD

    21 Juli 2026

    KKM UNIBA 78 Sumurbandung Berkolaborasi dengan Puskesmas Sukseskan Program Cek Kesehatan Gratis di SMPN 1 Cikulur

    21 Juli 2026

    Mahasiswa KKM 78 UNIBA Dukung Pelayanan Administrasi Desa Sumurbandung Menuju Sistem Digital

    21 Juli 2026

    Hadiri Pengajian Bulanan Desa Sukadaya, Mahasiswa KKM 79 UNIBA Perkuat Silaturahmi dengan Warga

    20 Juli 2026

    KKM UNIBA 78 Gelar Senam Pagi Bersama Anak-Anak dan Aksi Bersih-Bersih Lingkungan Posko

    20 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.