Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    DPRD Serang Siap Kawal Iklim Usaha Kondusif untuk Investor

    02 April, 2026

    DPD GMPK Banten Apresiasi Kebijakan Pemerintah: Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Ketidakpastian Global

    01 April, 2026

    Pengangguran di Kota Serang Menurun, DPRD Dorong Langkah Lanjutan

    30 Maret, 2026

    Alun-Alun Kota Serang Siap Bertransformasi, DPRD Pastikan Pengawasan Optimal

    30 Maret, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Mosi Nusantara Gedor DPRD: Copot Ketua Dewan, Wali Kota Bogor Harus Tanggung Jawab!

    Mosi Nusantara Gedor DPRD: Copot Ketua Dewan, Wali Kota Bogor Harus Tanggung Jawab!

    Imam Tantowi17 September, 20252 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Puluhan massa dari Mimbar Orasi Nusantara (Mosi Nusantara) menggeruduk Gedung DPRD Kota Bogor, Selasa (16/09/2025). Dengan dipimpin Koordinator Aksi Suhandi, mereka melontarkan tuntutan keras: Ketua DPRD dicopot, Wali Kota Dedie A. Rachim angkat kaki dari jabatannya.

    Massa menuding lahirnya Perwali No. 21 Tahun 2025 sebagai bentuk pengkhianatan terhadap rakyat. Aturan itu mengatur penghasilan anggota DPRD Kota Bogor hingga miliaran rupiah saban tahun, di saat masyarakat masih berjibaku dengan kemiskinan, pengangguran, mahalnya pendidikan, dan harga kebutuhan pokok yang terus melambung.

    “Ini kebijakan rakus, elitis, dan jelas menginjak-injak penderitaan rakyat. DPRD dan Wali Kota bukan lagi pelayan rakyat, tapi pelayan kepentingan elite,” hardik Suhandi dalam orasinya.

    Tak berhenti di situ, massa juga membidik program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang mereka sebut sebagai ladang bancakan anggaran. Dengan dasar investigasi MediaKPK serta peringatan resmi KPK lewat SE-2/2024, mereka menegaskan Pokir telah menjadi ruang transaksi politik kotor dan berpotensi menyeret DPRD ke jurang korupsi berjamaah.

    Karena itu, mereka menuntut audit independen terhadap seluruh proyek Pokir DPRD. Menurut Mosi Nusantara, praktik titipan proyek dan penyalahgunaan wewenang sudah terlalu telanjang untuk dibiarkan.

    Dalam aksi yang dikawal ketat aparat kepolisian itu, massa melayangkan lima tuntutan utama: menolak Perwali No. 21 Tahun 2025, mencopot Ketua DPRD, mendesak Wali Kota mundur, mengaudit Pokir DPRD, serta membuka seluruh data APBD agar publik tahu ke mana larinya uang rakyat.

    Suasana makin panas ketika massa membentangkan payung hitam perlawanan dan spanduk besar bertuliskan: “Copot Ketua DPRD karena gagal menjaga marwah lembaga rakyat!” serta teriakan lantang: “Hentikan bancakan Pokir di Bogor!”

    Massa juga menuntut Ketua DPRD keluar menemui mereka, namun yang bersangkutan tak kunjung hadir. Hanya segelintir anggota DPRD yang muncul, itupun dengan jawaban normatif yang makin memancing amarah peserta aksi.

    Kekecewaan itu meledak jadi teriakan lebih keras. Yel-yel perlawanan menggema, menegaskan bahwa aksi ini bukan basa-basi, tapi peringatan keras bagi penguasa Kota Bogor.

    Menurut Mosi Nusantara, apa yang terjadi di DPRD dan Pemkot Bogor adalah tanda bahwa demokrasi lokal sudah digadai demi kepentingan kelompok kecil.

    “Kalau pejabat sudah berkhianat, rakyatlah yang harus turun tangan,” teriak salah satu orator.

    Aksi ditutup dengan ikrar bahwa Mosi Nusantara tidak akan berhenti. Mereka siap menggelar gelombang protes berikutnya hingga Ketua DPRD benar-benar dicopot dan Wali Kota mundur dari kursinya.

    “Perlawanan ini bukan main-main. Bogor harus dibersihkan dari kebijakan koruptif dan pejabat rakus,” pungkas Suhandi menutup orasi.

    Bogor DPRD Memanas Mosi Nusantara

    Related Posts

    NEWS

    Pangkas Biaya, PROJO Setujui Gubernur Dipilih DPRD

    06 Januari, 2026
    POLITIK

    Pilkada 2030 Mendatang, Budi Rustandi Diusulkan Jadi Wali Kota Serang 2 Periode

    27 Desember, 2025
    NEWS

    Pasar Royal Baroe Diresmikan, Budi-Agis Ingatkan Warga Jaga Kebersihan

    26 Desember, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Pengeroyokan Petugas Keamanan di Movenpick Carita, Satu Pelaku Diduga Anak Lurah Umbul Tanjung

    NEWS 27 Maret, 2026

    Kecam Keras Dugaan Kelalaian Perumda Tirta Benteng, Pemuda Gandasari Siap Turun ke Jalan

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    Menguak Sejarah Panjang dan Ritual Keagamaan di Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    DPD GMPK Banten Apresiasi Kebijakan Pemerintah: Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Ketidakpastian Global

    Recent Post

    Ketua DPRD Kota Serang Hadiri Retreat Nasional, Ini Manfaatnya

    28 Maret, 2026

    Proyek PSEL Kota Serang Mulai Bergerak, Pengawasan DPRD Diperketat

    27 Maret, 2026

    DPRD Serang Minta Pemkot Tata Pasar Jedogan Agar Lebih Tertib dan Nyaman

    27 Maret, 2026

    Kecam Keras Dugaan Kelalaian Perumda Tirta Benteng, Pemuda Gandasari Siap Turun ke Jalan

    27 Maret, 2026

    Pengeroyokan Petugas Keamanan di Movenpick Carita, Satu Pelaku Diduga Anak Lurah Umbul Tanjung

    27 Maret, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.