Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    KOMNAS Perempuan Siap Bersinergi dengan LMND untuk Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan

    11 Maret, 2026

    LMND UNIBA Gelar Dialog Publik dan Buka Bersama, Bahas Strategi Kampus Cegah Disorientasi Ideologi Mahasiswa

    10 Maret, 2026

    HIPMI Banten Gelar Fit and Proper Test Basnom di Tangerang Selatan, Dorong Lahirnya Kader Pengusaha Muda Berintegritas

    10 Maret, 2026

    Pererat Ukhuwah di Ramadan, MWC NU Curug Gelar Nahdlatul Ulama Festival

    10 Maret, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Berdalih Amankan Maulid, Bahar bin Smith Lakukan Kekerasan Brutal dan Ancam Mutilasi
    NEWS

    Berdalih Amankan Maulid, Bahar bin Smith Lakukan Kekerasan Brutal dan Ancam Mutilasi

    By Imam Tantowi26 September, 20252 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Kasus pengeroyokan yang menyeret nama penceramah kontroversial, Bahar bin Smith, kembali mencuat. Seorang korban bernama Rida memberikan kesaksian mengejutkan tentang tindak kekerasan yang dialaminya usai acara Maulid Nabi di Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (21/9/2025).

    Menurut pengakuan korban, ia awalnya digiring masuk ke sebuah ruangan oleh sejumlah orang. Tanpa alasan yang jelas, korban langsung dipukul berulang kali.

    “Awalnya itu saya ditarik ke dalam, nggak ada apa-apa langsung dipukul,” ujar Rida dalam rekaman kesaksiannya.

    Rida mengaku bukan hanya dipukul, tetapi juga mendapat perlakuan sadis. Mulutnya ditutup, disiram air, bahkan sempat disundut hingga membuatnya kesakitan.

    “Mulut saya ditutup, disiram air, ada yang nyundut juga,” kata dia.

    Lebih lanjut, korban menyebut Bahar bin Smith terlibat langsung dalam aksi pengeroyokan tersebut.

    “Itu Bahar yang nyeret, Bahar yang mukul,” tegas Rida.

    Ia memastikan penganiayaan bukan hanya dilakukan oleh pengikut, melainkan juga oleh Bahar sendiri.

    Menurut kesaksian korban, jumlah pengeroyok mencapai lebih dari sepuluh orang, di luar Bahar.

    “Sepuluh lebih lah, orang dari luar juga ada. Jadi sama Bahar ada sebelas orang,” ungkapnya.

    Tak hanya penganiayaan fisik, korban juga mengaku mendapat ancaman serius. Ia ditodong golok di leher dan diancam akan dibunuh maupun dimutilasi.

    “Sempat ditodong golok di leher, katanya mau dibunuh, mau dimutilasi. Itu Bahar yang ngomong,” beber Rida dengan suara bergetar.

    Dalam pengakuannya, Rida menyebut setelah pengeroyokan selesai, ia justru dibawa ke kantor polisi oleh Bahar sendiri.

    “Saya diantarin ke kantor polisi sama si Bahar. Dia yang bikin laporan katanya saya provokasi,” ujar korban.

    Ironisnya, Bahar diduga berupaya membalikkan fakta dengan melaporkan korban lebih dulu ke pihak berwajib. Rida mengaku tidak tahu persis isi laporan tersebut, namun ia mendengar tuduhan provokasi dilontarkan.

    Kasus ini kini menjadi perhatian serius publik. Rekaman kesaksian korban yang beredar luas di masyarakat memicu gelombang kecaman terhadap tindakan kekerasan yang diduga dilakukan Bahar dan kelompoknya.

    Banyak pihak menilai, kasus ini menjadi ujian penegakan hukum di Indonesia. Jika benar Bahar bin Smith terlibat langsung, publik mendesak agar aparat tidak ragu menjeratnya sesuai aturan hukum yang berlaku.

    Ancam Bahar bin smith Golok Pengaman Pengeroyokan
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Kampus atau Ruang Aman? Mahasiswa Pertanyakan Kembalinya Dosen yang Pernah Terseret Kasus Pelecehan Verbal di UNIBA

    KAMPUS 07 Maret, 2026

    HIPMI Banten Gelar Fit and Proper Test Basnom di Tangerang Selatan, Dorong Lahirnya Kader Pengusaha Muda Berintegritas

    SMU Soroti Kebijakan Biaya TOEFL-EPT di UNIBA, Dorong Kampus Turunkan Biaya demi Keadilan Akses Pendidikan

    Fuso Berkah Ramadan 2026: Siaga 24 Jam dan Berbagi Kebahagiaan untuk Pengemudi Truk

    LMND UNIBA Soroti Munculnya Persoalan Baru di Tengah Reformasi Birokrasi Universitas Bina Bangsa

    Recent Post

    PKBM Daguina Bantah Isu Siswa Fiktif, Dindikbud Kota Serang Ikut Beri Penegasan

    10 Maret, 2026

    Polres Kabupaten Serang Ungkap Kasus Pengerusakan di Pontang Telah Dilimpahkan ke Kejaksaan

    10 Maret, 2026

    Dokumen Sah Ada, Tapi Kasus Lahan Serang Terjebak

    09 Maret, 2026

    Kasus Korupsi PTSL Tangerang: Jimmy Lie Akhirnya Tertangkap

    09 Maret, 2026

    LMND UNIBA Soroti Munculnya Persoalan Baru di Tengah Reformasi Birokrasi Universitas Bina Bangsa

    08 Maret, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.