Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Politisi PDIP Ingatkan LPDP Bukan untuk Pansos, Ini Uang Rakyat!

    27 Februari, 2026

    LMND Serang Raya Soroti Kemiskinan dan Tata Kelola, Satu Tahun Pemerintah Budi Agis Dievaluasi

    24 Februari, 2026

    Ramadan Tanpa Khawatir Harga Mahal, Bulog Lebak-Pandeglang Siapkan Pasokan Melimpah dan Pasar Murah

    24 Februari, 2026

    Mantan Direktur PT ARA Jadi DPO RI-Cina, Diduga Gelapkan Ratusan Miliar

    24 Februari, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»HUKRIM»Abah Jempol di Kota Serang Tipu Korban Rp1 Miliar, Janjikan Lolos Seleksi Taruna Akpol
    HUKRIM

    Abah Jempol di Kota Serang Tipu Korban Rp1 Miliar, Janjikan Lolos Seleksi Taruna Akpol

    By Roy Goozly15 Januari, 20262 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten mengamankan seorang pria berinisial TBN alias Abah Jempol, atas dugaan kasus penipuan dan penggelapan dengan modus meloloskan seleksi calon Taruna Akademi Kepolisian (Akpol).
    ‎
    Tokoh masyarakat berusia 53 tahun asal warga Sukadana, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, diamankan petugas saat berada di gerbang Tol Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada Rabu (14/1/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

    “Penangkapan dilakukan setelah penyidik menerima laporan dari korban yang merasa dirugikan secara materiil hingga miliaran rupiah dalam tahapan seleksi Akpol,” kata Dirreskrimum Polda Banten, Kombes Dian Setyawan, kepada awak media, Kamis, 15 Januari 2026.

    Namun dalam ungkap kasus ini, tersangka tidak dimunculkan pada saat konferensi pers lantaran aturan baru yang tertuang dalam Pasal 91 KUHP, demi menjunjung asas praduga tak bersalah.

    Dian mengatakan, pelaku menjanjikan kepada korban bernama Nuria Hartati (55), yang merupakan tetangganya, bahwa ia dapat membantu meluluskan anak korban dalam tahapan seleksi calon Taruna Akpol.

    “Pelaku mengaku memiliki koneksi dan kemampuan untuk meluluskan anak korban dalam tahapan seleksi Akpol. Atas bujuk rayu tersebut, korban akhirnya percaya dan menyerahkan uang secara bertahap,” tuturnya.
    ‎
    Pelaku meminta uang dengan total mencapai satu miliar rupiah. Uang tersebut diserahkan korban dalam beberapa tahap, sesuai permintaan pelaku dengan dalih untuk biaya pengurusan dan kelancaran proses seleksi.
    ‎
    Namun, janji pelaku tidak terbukti. Anak korban dinyatakan tidak lulus dalam tahapan seleksi calon Taruna Akpol. Lantaran merasa telah ditipu, korban akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Banten.
    ‎
    “Setelah dilakukan pendalaman dan pengumpulan alat bukti, kami memastikan perbuatan pelaku mengandung unsur penipuan dan penggelapan. Saat ini pelaku telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas Dian.
    ‎
    Dikatakan Dian, penyidik juga membuka kemungkinan adanya korban lain dan akan menjerat pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
    ‎
    Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana yang dilakukan pelaku.
    ‎
    Barang bukti yang diamankan antara lain dua lembar fotokopi legalisir rekening Bank Mandiri, satu lembar rekening koran Bank BNI, serta satu lembar kartu peserta seleksi calon Taruna Akpol atas nama SKH.
    ‎
    Dian Setyawan menegaskan bahwa proses seleksi Taruna Akpol dilakukan secara transparan, objektif, dan bebas dari pungutan liar maupun praktik percaloan.
    ‎
    “Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. Seleksi Taruna Akpol murni berdasarkan kemampuan dan prestasi peserta,” pintanya.

    Abah Jempol Direskrimum Hukrim Hukum Kasus korban kriminal Lolos Seleksi Taruna Akpol Modus Pelaku Penggelapan Penipuan Polda banten tokoh masyarakat
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Sultan Ageng Tirtayasa: Pemimpin Legendaris yang Berjuang Melawan Belanda

    ARTIKEL 18 Januari, 2025

    Kehidupan di Banten pada Masa Kolonial: Sebuah Tinjauan Sosial

    Peran Banten dalam Penyebaran Islam di Jawa dan Sumatera

    Peran Kesultanan Banten dalam Sejarah Perdagangan di Asia Tenggara

    Legenda Rakyat Kisah Pangeran Pande Gelang dan Putri Cadasari

    Recent Post

    PRIMA Soroti Rencana Impor 105 Ribu Pikap: Antara Penguatan Desa dan Masa Depan Industri Nasional

    23 Februari, 2026

    Laporan Korupsi Dana BLU, Jaksa Telaah Keterlibatan Anggota DPRD Banten

    23 Februari, 2026

    Ratusan HAMI Demo Depan KPK, Tuntut Usut Robert Marbun

    23 Februari, 2026

    Nabire Diguncang Insiden Pembakaran Pos Kamtibmas, PT Kristalin Ekalestari Menyampaikan Rasa Prihatin

    21 Februari, 2026

    1 Tahun Kepemimpinan Banten, Mahasiswa Gelar Aksi Evaluasi: Butuh Solusi Nyata, Bukan Selebrasi

    21 Februari, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.