SERANG– PT. Agrobisnis Banten Mandiri (Perseroda) resmi menjalin kerjasama dengan perusahaan pangan raksasa asal Korea dengan PT. Daesang Food Indonesia (DFI).
Kerja sama ini ditandai penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT ABM dan Daesang Food Indonesia di gedung negara pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa 3 November 2026.
Kerjasama tersebut mencakup penyerapan bahan baku pertanian dari Banten untuk kebutuhan industri pangan perusahaan asal Korea.
Direktur Utama PT Agrobisnis Banten Mandiri, Asep Kurnia mengatakan, kerjasama ini untuk jangka waktu cukup panjang hingga lima tahun ke depan, namun dilakukan secara bertahap
“Tentu nantinya ada beberapa evaluasi ya. Jadi kita buat per 1 tahun kerjasamanya,” ujar Asep.
Menurutnya, kebutuhan Daesang Food Indonesia yang notabene perusahaan internasional mencapai ratusan ton setiap bulan. Sebab itu, ABM berkomitmen akan mensuplai pangan sesuai yang dibutuhkan, termasuk target empat ton per bulan.
Lebih lanjut, Asep Kurnia menjelaksan, proyeksi nilai investasi dari kerjasama tersebut mencapai miliaran, sehingga menguntungkan bagi Banten.
“Nilai investasi Daesang Food Indonesia berkomitmen akan membuat menarik investasi ke Provinsi Banten. Nanti mereka akan transfer knowledge, transfer teknologi, itu diperkirakan di angka mungkin kurang lebih di angka Rp5 sampai Rp10 miliar untuk pembangunan pabrik,” jelasnya.
Asep mengatakan, kerjasama dengan perusahaan asal Korea Daesang Food Indonesia merupakan pertama kali. Prospek ke depan, kata dia, sangat besar karena bisa mengakses industri besar skala internasional.
“Alhamdulillah kita bisa mengakses mereka. Prospek ke depan selain mereka menjadi offtaker raw material bahan pertanian yang ada di Provinsi Banten, mereka sendiri akan berinvestasi transfer knowledge, transfer teknologi ke Banten,” terangnya.
Sementara, Direktur Marketing, Lim Byoungik mengungkap, alasan kerjasama tersebut karena Banten memiliki sumber daya alam melimpah dan sektor pertanian pangan yang menjanjikan.
“Kita membuat produk memasukkan merek, masuk cabai powder, cabai paste, cabai powder juga, dan tomat paste juga kirim, dan gula aren juga. Semua ingredient kita beli, dan membuat produk, kita memasukkan produk membuat, jual di Indonesia semua,” katanya.
“Pilih Banten, pilih Banten lebih baik produk, lebih baik kualitasnya, dan kita memilih kualitas terbaik, kirim ingredient,” tandasnya.








