Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Bappeda Kota Serang Bakal Gelar Dialog Forum Konsultasi Publik Secara Daring

    19 Januari, 2026

    Kemenbud RI Akui Kesenian Terbang Gede Kota Serang sebagai Warisan Budaya Tak Benda

    19 Januari, 2026

    Matahukum Minta Jaksa Agung Panggil Staf Menkeu Terkait Dugaan Korupsi

    19 Januari, 2026

    Sekwil PWNU Banten Tegaskan Pentingnya Kemandirian dan Soliditas NU di Rapat Pleno PCNU Kota Serang

    16 Januari, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Kemenbud RI Akui Kesenian Terbang Gede Kota Serang sebagai Warisan Budaya Tak Benda
    NEWS

    Kemenbud RI Akui Kesenian Terbang Gede Kota Serang sebagai Warisan Budaya Tak Benda

    By Roy Goozly19 Januari, 20262 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    ‎BANTENCORNER.COM – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) Republik Indonesia telah mengakui Kesenian Terbang Gede sebagai warisan budaya tak benda (WBTb).
    ‎
    ‎Tak hanya itu, museum Sepeda Pramuka Keliling Dunia yang beralamat di Jalan Raya Serang-Pandeglang KM 5, Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, telah terdaftar secara nasional di Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
    ‎
    Hal ini disampaikan oleh Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang, Yudi Suryadi, saat memimpin apel pagi di halaman lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Senin, 19 Januari 2026.
    ‎
    ‎”Ini merupakan bagian dari upaya memajukan kebudayaan di Kota Serang,” ujarnya.
    ‎
    ‎Yudi mengungkapkan penetapan kesenian Terbang Gede sebagai WBTb itu pada 15 Desember 2025 oleh Kemenbud.
    ‎
    ‎Kemudian, pada 7 Januari 2026, museum Sepeda Pramuka Keliling Dunia telah terregistrasi secara nasional oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia sebagai cagar budaya.
    ‎
    ‎”Capaian ini patut kita banggakan bersama.  Melalui penyerahan sertifikat dan SK (walikota) pada hari ini, saya berharap seluruh pihak semakin memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya sebagai kekuatan identitas daerah,” tutur Yudi.
    ‎
    ‎Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri menyampaikan dinobatkannya Terbang Gede sebagai WBTb dan museum Sepeda Pramuka Keliling Dunia sebagai cagar budaya, membuktikan kekhasan Kota Serang sangat melimpah.
    ‎
    ‎”Benda ini adalah sebuah karya yang bukan hanya warisannya, tapi spiritnya yang dulu memiliki akar sejarah menjadi pemantik ajaran Islam dalam dakwah-dakwahnya,” ujarnya.
    ‎
    ‎”Sekarang juga menjadi pemantik bagi perawatan syiar-syiar keislaman dan proses pembangunan di Kota Serang. Karena Kota Serang berharap menjadi kota yang maju, tapi tidak tercabut dari akar budayanya,” sambung Nuri.
    ‎
    ‎Nuri menegaskan komitmen Pemkot Serang terus mengembangkan warisan-warisan budaya.
    ‎
    ‎”Dan ini modal pembangunan yang sedang digerakkan oleh Walikota Serang Pak Budi Rustandi agar maju kotanya, sejahtera rakyatnya dan berakar dari tradisi dan budaya,” pungkasnya.

    Asda II Cagar Budaya Dindikbud Kementerian Kebudayaan Kesenian Terbang Gede Museum Sepeda Pramuka Keliling Dunia Pelestarian Budaya Pemkot Serang Warisan Budaya Tak Benda WBTb
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Sekwil PWNU Banten Tegaskan Pentingnya Kemandirian dan Soliditas NU di Rapat Pleno PCNU Kota Serang

    NEWS 16 Januari, 2026

    Mahasiswa Teknik Lingkungan Unbaja Kritik AMPAL Banten: Ngaku Aktivis Lingkungan Tapi Galian Ilegal Tak Dibahas

    Diduga Kuat Akibat Malpraktik di RS Hermina Serpong, Lansia Meninggal Dunia dengan Kerusakan pada Kedua Tangan

    Situs Banten Girang Bakal Dijadikan Kawasan Wisata Sejarah, Demi Dongkrak Kunjungan Wisatawan

    Banser Turun Tangan Tangani Banjir di Kecamatan Labuan, Pandeglang

    Recent Post

    Situs Banten Girang Bakal Dijadikan Kawasan Wisata Sejarah, Demi Dongkrak Kunjungan Wisatawan

    16 Januari, 2026

    Mahasiswa Teknik Lingkungan Unbaja Kritik AMPAL Banten: Ngaku Aktivis Lingkungan Tapi Galian Ilegal Tak Dibahas

    16 Januari, 2026

    Pemkot Serang Klarifikasi Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas Walikota, Diduga Sedot Anggaran Miliaran Rupiah

    15 Januari, 2026

    ‎Pemkot Serang Terima Dua Aset, Kantor Disdukcapil dan Gedung Workshop DPUPR Kabupaten Serang

    15 Januari, 2026

    Abah Jempol di Kota Serang Tipu Korban Rp1 Miliar, Janjikan Lolos Seleksi Taruna Akpol

    15 Januari, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.