Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Kejati Bidik Dugaan Korupsi PKBM di Pandeglang hingga Tangerang, Potensi Kerugian Capai Miliaran

    2 November 2026

    Gandeng Merries, Alfamart Sahabat Posyandu Sasar 2.800 Penerima Manfaat

    2 November 2026

    PKC PMII Banten Gelar SESPIM, Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan

    2 November 2026

    Dasco Lantik Pengurus Gerindra se-Banten, Minta Kader Kompak Menangkan 2029

    1 November 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Eco Bin Galon: Langkah Kecil KKM 63 Pulo Panjang 2 untuk Lingkungan Sekolah

    Eco Bin Galon: Langkah Kecil KKM 63 Pulo Panjang 2 untuk Lingkungan Sekolah

    Rizki Mubarok13 September 20262 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM — Kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana. Hal tersebut diwujudkan oleh mahasiswa KKM 63 Pulo Panjang 2 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melalui program Eco Bin Galon, yakni pemanfaatan galon bekas menjadi tempat sampah yang dapat digunakan di lingkungan sekolah. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih sekaligus memanfaatkan barang bekas agar memiliki fungsi baru.

    Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menghadirkan fasilitas tempat sampah yang mudah dibuat dan dapat dimanfaatkan sehari-hari. Galon bekas dipilih karena mudah ditemukan dan masih layak digunakan kembali. Melalui kreativitas mahasiswa, galon yang sebelumnya tidak terpakai diolah menjadi tempat sampah yang menarik dan fungsional.

    Proses pembuatan dilakukan secara sederhana — mulai dari membersihkan galon, menyiapkan bagian yang diperlukan, hingga menghias dan memberikan identitas pada tempat sampah. Setiap tahapan dilakukan dengan memperhatikan fungsi dan kerapian agar dapat digunakan dengan baik. Barang bekas yang sebelumnya tidak bernilai kini berubah menjadi fasilitas sederhana yang bermanfaat.

    Mahasiswa KKM 63 Pulo Panjang 2 menyampaikan bahwa program ini lahir dari keinginan untuk memberikan solusi sederhana namun bermanfaat bagi sekolah.

    “Kami ingin membuat sesuatu yang sederhana tapi bisa memberikan manfaat nyata untuk sekolah. Galon bekas yang sudah tidak digunakan ternyata masih bisa dimanfaatkan menjadi tempat sampah yang berguna bagi seluruh warga sekolah,” ujar perwakilan KKM 63 Pulo Panjang 2 pada 08 Agustus 2026.

    Selain menghasilkan tempat sampah, program ini juga menjadi sarana memberikan contoh bahwa kepedulian lingkungan dapat diwujudkan melalui kreativitas dan pemanfaatan ulang barang.

    Keberadaan Eco Bin Galon diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dijaga oleh warga sekolah. Lebih dari sekadar hasil karya mahasiswa, tempat sampah tersebut menjadi fasilitas yang mendukung kebersihan lingkungan sekolah. KKM 63 Pulo Panjang 2 juga berharap program sederhana ini dapat menginspirasi siswa dan masyarakat untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan barang-barang yang masih memiliki nilai guna.

    Melalui Eco Bin Galon, KKM 63 Pulo Panjang 2 menunjukkan bahwa kegiatan sederhana dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan. Pemanfaatan galon bekas bukan hanya menghasilkan sebuah produk, tetapi juga meninggalkan karya yang dapat digunakan setelah kegiatan KKM berakhir. Dari satu galon bekas, lahir sebuah langkah kecil untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih, nyaman, dan bermanfaat. ***

    KKM Uniba Lingkungan Pengabdian kepada Masyarakat
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Gandeng Merries, Alfamart Sahabat Posyandu Sasar 2.800 Penerima Manfaat

    NEWS 2 November 2026

    PKC PMII Banten Gelar SESPIM, Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan

    Tim Dospulkam IPB University 2026 Gelar Edukasi dan Demo Memasak Makanan Bergizi bagi Anak di Desa Kadumadang

    GMPK Bersama Kepala Desa Tegal Maja Audiensi ke Pemerintah Kabupaten Serang, Dorong Pemanfaatan Eceng Gondok sebagai Pupuk Organik Ramah Lingkungan

    Pemkot Serang Jaring Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

    Recent Post

    Penyaluran Melonjak, Harga Terkendali: Bulog dan Satgas Pangan Jaga Keterjangkauan Beras bagi Warga Lebak-Pandeglang

    31 Oktober 2026

    Komunitas Motor 2 Tak Kuntul Ngebul Dukung Promosi Wisata Banten

    31 Oktober 2026

    Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi

    30 Oktober 2026

    GMPK Bersama Kepala Desa Tegal Maja Audiensi ke Pemerintah Kabupaten Serang, Dorong Pemanfaatan Eceng Gondok sebagai Pupuk Organik Ramah Lingkungan

    30 Oktober 2026

    Kejati Bantah Isu Kadinkes dan Dirut RSUD Banten Tersangka, Jonathan: Itu Hoax, Tidak Benar….

    29 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.