Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Fuso Berkah Ramadan 2026: Siaga 24 Jam dan Berbagi Kebahagiaan untuk Pengemudi Truk

    05 Maret, 2026

    Danrem 064 Maulana Yusuf: Karya Bakti di Lebak Turunkan Angka Kemiskinan

    05 Maret, 2026

    Modus WO Janji Pelunasan Khusus, Oknum Matel ACC BSD Malah Lakukan Penganiayaan dan Intimidasi

    04 Maret, 2026

    Kisah Septi : Dari Kelangitan di Kamboja di Kamboja Hingga Kebaikan Datang dari Demokrat Jabar

    04 Maret, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Kader IMM: Satu Setengah Abad Kabupaten Pandeglang, Mau di Bawa Kemana?
    NEWS

    Kader IMM: Satu Setengah Abad Kabupaten Pandeglang, Mau di Bawa Kemana?

    By Adi Riyadi31 Maret, 20242 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Pandeglang, pertanyakan satu setengah abad Kabupaten Pandeglang, mau di bawa kemana?.

    Pandeglang pada 1 April hari ini, merayakan hari jadinya yang Ke-150. Sebuah moment bersejarah yang menjadi kesempatan untuk merenung dan mengevaluasi Kabupaten Pandeglang.

    “Bagi kita semua untuk merenung, mengenang, dan mengevaluasi perjalanan yang telah di lalui serta memandang Kabupaten Pandeglang kedepan dengan penuh semangat,” kata Kader IMM Pandeglang, M. Karis kepada wartawan Senin, 1 April 2024.

    Di usia yang genap satu setengah abad seharusnya, kata dia, Pandeglang telah menikmati kemajuan yang berkesinambungan dalam berbagai aspek kehidupan baik pendidikan, ekonomi, maupun kesehatan.

    “Namun, realitasnya adalah masih tedapat banyak jurang sosial yang menyusahkan antara kelompok-kelompok masyarakat,” imbuhnya.

    M. Karis melanjutkan, ketimpangan dalam sektor pendidikan seharusnya menjadi fokus perhatian, mengingat di beberapa pelosok daerah tepencil akses terhadap pendidikan yang berkualitas masih menjadi mimpi yang jauh.

    “Kurangnya fasilitas pendidikan menjadi penyebab utama yang memperparah ketimpangan ini,” sambungnya.

    “Hal itu bisa kita lihat dari banyaknya siswa-siswi yang belajar di ruang kelas yang rusak dan kumuh, seperti yang terjadi di SDN Sindangresmi 2,” lanjut M. Karis.

    Selain itu, ketimpangan ekonomi menjadi salah satu masalah yang belum terselesaikan dengan baik, hal itu dapat tergambar dari minimnya akses terhadap lapangan pekerjaan dan infrasturtur jalan di pelosok desa masih banyak yang rusak sehingga menjadi penghambat aksesbilitas.

    “Namun demikian, di tengah tantangan ini terdapat peluang besar untuk mengatasi ketimpangan sosial dan pendidikan ini melalui kebijakan yang bijaksana dan komitmen yang kuat dari semua pihak terutama dari pemerintah daerah Kabupaten Pandeglang baik eksekutif maupun legislatif,” ucapnya.

    Dikatakan M. Karis, seharusnya perayaan hari jadi ke -150 Kabupaten Pandeglang menjadi momentum merefleksikan komitmen pemerintah daerah dalam memperjuangkan hak hak dasar masyarakat bukan menjadikan ajang seremoni belaka.

    “Pemda Kabupaten Pandeglang hari ini seperti kehilangann visi dalam membangun. Mengingat Pandeglang sebagai daerah yang kaya akan potensi alam dan budaya, akan tetapi pemerintah seperti gagal dalam membangun citra Pandeglang sebagai kota wisata,” ujarnya.

    M. Karis menilai, Kabupaten Pandeglang memiliki keindahan alam yang memukau termasuk pantai-pantai yang eksotis dan pegunungan yang menakjubkan, tapi, menurutnya, tak mampu di maksimalkan dalam membangun citra diri Kabupaten Pandeglang.

    “Melihat hal tersebut, Pemerintah daerah perlu merevitalisasi pengelolaan wilayah Kabupaten Pandeglang sebagai kota wisata, dengan merumuskan visi yang jelas dalam pengembangan parawisata serta meningkatkan kerja sama antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat guna menciptakan perubahan positif,” tutupnya.

    Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Pandeglang
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Fuso Berkah Ramadan 2026: Siaga 24 Jam dan Berbagi Kebahagiaan untuk Pengemudi Truk

    NEWS 05 Maret, 2026

    Kehidupan di Banten pada Masa Kolonial: Sebuah Tinjauan Sosial

    Sultan Ageng Tirtayasa: Pemimpin Legendaris yang Berjuang Melawan Belanda

    Nyimas Gamparan, Pendekar Perempuan Gerilyawan Perang Cikande Melawan Kolonial

    Peran Banten dalam Penyebaran Islam di Jawa dan Sumatera

    Recent Post

    LPPL RSTG Diduga Jadi Sapi Perah Pribadi, Gagak Akan Demo di Kejagung

    04 Maret, 2026

    Politisi PDIP Ingatkan LPDP Bukan untuk Pansos, Ini Uang Rakyat!

    27 Februari, 2026

    LMND Serang Raya Soroti Kemiskinan dan Tata Kelola, Satu Tahun Pemerintah Budi Agis Dievaluasi

    24 Februari, 2026

    Ramadan Tanpa Khawatir Harga Mahal, Bulog Lebak-Pandeglang Siapkan Pasokan Melimpah dan Pasar Murah

    24 Februari, 2026

    Mantan Direktur PT ARA Jadi DPO RI-Cina, Diduga Gelapkan Ratusan Miliar

    24 Februari, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.