BantenCorner– Saat ini internal dan eksternal yang telah mengikuti penjaringan calon Gubernur Banten di PDIP Banten berebut restu Megawati Soekarnoputri.
Politisi Golkar Airin Rachmi Diany secara mengejutkan ikut memanaskan bursa Pilgub Banten dengan mendaftar di Kandang Banteng.
Padahal sejatinya, Rano Karno yang merupakan salah satu kader terbaik partai PDIP digadang-gadang menjadi calon terkuat yang bisa menandingi Airin.
Dengan Airin daftar di PDIP, mungkinkah Rano Karno akan tergeser dan restu ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan berlabuh ke Airin?
Airin sendiri resmi mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan bakal calon Gubernur Banten ke kantor DPD PDIP Banten, Kota Serang, Rabu (1/5/2024).
Airin meyakini Megawati Soekarnoputri itu akan memberikan restu di Pimilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2024.
“Mudah-mudahan inshallah bisa diusung dari partai PDIP, karena kami paham tahu betul Golkar tidak bisa mengusung saya sendiri, tatapi harus bersama-sama dengan partai partai lainnya,” ucap Airin.
Golkar-PDIP, kata Airin selalu harmonis berdampingan saat Ia menjadi Wali Kota Tangerang Selatan.
Selama dua periode Ia menjadi orang nomor satu di Tangsel itu, Airin berkata, partai berlogo Banteng Moncong Putih itu selalu bersama mendukung baik saat Pilkada maupun di pemerintahan.
“PDIP Perjuangan bagi saya bukan hari ini, di Tangsel pun sama-sama mendukung dan sama-sama 10 tahun bersama di pemerintahan di Kota Tangerang Selatan,“ terang Airin.
Dalam rangka mendapatkan restu dari ketua umum PDIP Megawati, Airin mengaku akan mengikuti seuruh aturan melanisme di partai PDIP.
“Jadi pada intinya saya mengikuti proses mekanisme hari ini pendaftaran, nanti ada penjaringan dan hal-hal lainnya, doakan saja mudah-mudahan Allah kasih yang terbaik,” katanya.
Airin pun tidak mempersoalkan, jika harus berpasangan dengan kader internal PDIP termasuk Ade Sunardi bila direstui partai.
“Pak Ade dengan pengalamannya sebagai Wakil Bupati Lebak, pengalaman saya sebagai Wali Kota Tangerang Selatan, dua daerah yang berbeda tapi satu kesatuan di Provinsi Banten. Jadi pada intinya saya dan pak Ade pasti punya tujuan yang sama bagaimana membangun Banten yang hari ini sudah baik mudah mudahan jauh lebih baik lagi,”pungkasnya.







