BANTENCORNER.COM – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten berkolaborasi dengan Perangkat Desa Cibungur dan Gerakan Sadar Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) perihal pengawalan program Stunting di Desa Cibungur, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak pada Senin 22 Juli 2024.
Dihadiri oleh Dinas Ketahanan Pangan, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) dan DPRD Provinsi Komisi II, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten diwakili kepala bidang keanekaragaman konsumsi dan keamanan pangan, Drs. Nanang Irawan Ap.M,si menyampaikan tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan masyarakat.
”tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan asupan konsumsi gizi yang seimbang, karena hal itu penting dan dengan kegiatan ini, masyarakat bisa memahami akan standar pangan yang cukup,” tuturnya.
Ahmad Qurtubi selaku Ketua Kelompok 67 KKN UIN Banten mengatakan bahwa program ini merupakan program yang sangat diunggulkan.
‘’Kami kelompok 67 yang dituju ini menyakini penuh bahwasanya program ini adalah program yang sangat diunggulkan karena harus berkolaborasi dengan beberapa instansi untuk kestabilan kesehatan bagi masyarakat Cibungur, Leuwidamar,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kecamatan Leuwidamar H. Agung Nugraha mengharapkan kegiatan ini dapat menjadi ide olahan makanan sehat untuk masyarakat.
”Semoga dengan adanya kegiatan B2SA, Bisa Mengembangkan potensi ide tentang olahan makanan yang sehat dan bermutu dalam keseharian masyarakat desa cibungur,” pungkasnya.
Program KKN kelompok 67 juga lebih mengedepankan untuk pengawalan bagi kestabilan pangan yang sehat bagi masyarakat tersebut.***







