Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Mahasiswa KKM UNIBA Bangun TPA Berteknologi Rocket Stove untuk Tekan Permasalahan Sampah Desa

    5 September 2026

    Mahasiswa KKM UNIBA Bantu Desa Bangun Akun Media Sosial untuk Promosi dan Informasi

    5 September 2026

    Dukung Kesehatan Ibu dan Janin, Mahasiswa KKM 63 Pulo Panjang Berkolaborasi dengan Puskesdes Gelar Senam Hamil di Kelas Ibu Hamil

    5 September 2026

    Inovasi Kuliner, KKM 63 UNIBA Olah rumput Laut Jari Produk Dodol Di Pulo Panjang

    5 September 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Tarif Ekspor ke AS Turun! PRIMA Apresiasi Diplomasi Ekonomi Pemerintah, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif 

    Tarif Ekspor ke AS Turun! PRIMA Apresiasi Diplomasi Ekonomi Pemerintah, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif 

    Rizki Mubarok17 Juli 20252 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) memberikan apresiasi yang tinggi terhadap keberhasilan pemerintah Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, dalam menurunkan tarif ekspor produk Indonesia ke Amerika Serikat. Penurunan tarif dari 32% menjadi 19% menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tarif terendah di ASEAN, membuka peluang besar bagi peningkatan daya saing dan perluasan pasar ekspor.

    “Ini adalah langkah positif yang membuka peluang besar bagi peningkatan daya saing produk nasional dan perluasan pasar ekspor,” ujar Achmad Herwandi, DPP PRIMA pada Kamis, 17 Juli 2025.

    Penurunan tarif ini memberikan keuntungan strategis bagi sektor padat karya Indonesia, terutama di sektor tekstil (USD 4,2 miliar ekspor pada 2024), alas kaki (USD 2,8 miliar), produk karet (USD 1,6 miliar), dan furnitur (USD 1,2 miliar). Sektor-sektor ini menyerap lebih dari 6 juta lapangan kerja langsung di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Banten.

    Proyeksi pertumbuhan ekspor mencapai 10-15% per tahun, menghasilkan tambahan USD 1,5-2,3 miliar dan menciptakan potensi 200.000-300.000 lapangan kerja baru. Efek berganda akan dirasakan juga oleh industri hulu dan sektor pendukung, termasuk UMKM di berbagai daerah seperti Bandung, Jepara, Solo, dan Medan. Penyerapan tenaga kerja perempuan dan muda juga akan meningkat signifikan, mengingat sektor TPT dan alas kaki menyerap lebih dari 60% tenaga kerja perempuan, banyak di antaranya berusia 18-35 tahun.

    Kebijakan imbal balik berupa pembebasan tarif 0% untuk produk AS ke Indonesia, menurut PRIMA, merupakan strategi diplomasi ekonomi yang cerdas. Hal ini akan menurunkan biaya produksi, menarik investasi asing langsung (FDI), dan meningkatkan kualitas produk dalam negeri melalui persaingan yang sehat.

    Namun, PRIMA juga menyoroti potensi tantangan pada sektor-sektor sensitif yang perlu diantisipasi dengan kebijakan pendukung, seperti insentif fiskal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pengembangan teknologi. Pemerintah perlu memastikan manfaat pembebasan tarif dirasakan secara merata tanpa mengorbankan keberlangsungan industri nasional.

    “Kami optimis, kebijakan ini adalah bagian dari strategi diplomasi ekonomi yang cerdas dan visioner untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Herwandi.

    PRIMA mendorong pemerintah untuk terus mengawal implementasi kebijakan ini agar dampak positifnya dapat dirasakan secara maksimal oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.***

    Ekspor partai Prima
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    KKM UNIBA Kelompok 78 Hadirkan Alat Penyiram Pupuk sebagai Inovasi Teknologi Sederhana bagi Petani

    KAMPUS 5 September 2026

    Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat, KKM 63 Kolaborasi Bersama Pita Putih Indonesia Provinsi Banten Gelar Sosialisasi PHBS dan Resmikan Rocket Stove

    KKM Kelompok 63 Pulo Panjang 2 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN Pulo Panjang 1

    Sinergi Bersama Puskesdes Setempat, Mahasiswa KKM 63 Pulo Panjang 2 Dampingi Pelaksanaan Vaksinasi BIAS di SDN Pulo Panjang 1

    Atasi Sampah Organik, KKM 12 UNIBA Beri Pelatihan Biopori Kompos dan Teknologi Komposter di Kelurahan Sukalaksana

    Recent Post

    Kreatif, KKM 78 Sumurbandung ubah Sampah Nonorganik Jadi Gantungan Kunci

    5 September 2026

    KKM 78 Sumurbandung Hadirkan AKAL, Inovasi Sederhana untuk Kelola Sampah Organik

    5 September 2026

    KKM UNIBA Kelompok 78 Hadirkan Alat Penyiram Pupuk sebagai Inovasi Teknologi Sederhana bagi Petani

    5 September 2026

    KKM Kelompok 63 Pulo Panjang 2 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN Pulo Panjang 1

    5 September 2026

    Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat, KKM 63 Kolaborasi Bersama Pita Putih Indonesia Provinsi Banten Gelar Sosialisasi PHBS dan Resmikan Rocket Stove

    5 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.