Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Kawal Visi Besar Bangsa, Wapres Gibran Bertemu Empat Mata dengan Ketum PROJO

    7 Mei 2026

    KITA Banten: Laporkan dan Investigasi Total, Tutup Mitra MBG Cigadung 3

    7 Mei 2026

    Pelantikan Fahmi Ummi Banten Jadi Momentum Kebangkitan Gerakan Muslimah

    6 Mei 2026

    Peringati Hari Pendidikan dan Buruh, GMPK Serang Ingatkan Nasib Pekerja dan Kualitas SDM

    6 Mei 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»KKM Universitas Bina Bangsa Kenalkan Makna Batik Cikadu dan Konservasi Badak Jawa kepada Siswa SDN Tanjungjaya 2

    KKM Universitas Bina Bangsa Kenalkan Makna Batik Cikadu dan Konservasi Badak Jawa kepada Siswa SDN Tanjungjaya 2

    Rizki Mubarok4 Agustus 20252 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM– Dalam upaya menanamkan rasa bangga terhadap budaya daerah sejak usia dini, Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 43 Universitas Bina Bangsa menggelar kegiatan edukatif di SDN Tanjungjaya 2 pada Kamis, 24 Juli 2025.

    Kegiatan ini melibatkan siswa kelas 4 SDN Tanjungjaya 2 dan berfokus pada pengenalan makna batik Cikadu, khususnya motif batik bercula satu, serta edukasi mengenai konservasi badak Jawa. 

    Inisiatif ini muncul dari kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya lokal di tengah gempuran informasi dan budaya asing. Kurangnya ekspos terhadap kekayaan budaya sendiri seringkali membuat siswa lebih akrab dengan budaya luar. Oleh karena itu, KKM Universitas Bina Bangsa berupaya mengisi kekosongan ini dengan memperkenalkan makna dan filosofi di balik motif batik bercula satu.

    Dengan pengenalan ini, diharapkan siswa dapat menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap budaya lokal, menyadari kekayaan budaya yang ada di lingkungan mereka, serta tertarik untuk melestarikan dan memperkenalkan batik Cikadu kepada orang lain.

    “Kegiatan ini bukan hanya memperkenalkan sebuah kain batik, melainkan juga membuka wawasan bahwa dalam setiap motif batik, tersimpan nilai sejarah, identitas daerah, serta ajakan untuk menjaga lingkungan dan keanekaragaman hayati. Seperti pentingnya melindungi badak Jawa sebagai simbol dari motif tersebut,” jelas salah satu anggota bidang sosial budaya yang tidak ingin disebutkan namanya.

     

    Dalam sesi tersebut, siswa juga diajak mengenal badak bercula satu yang menjadi ikon batik Cikadu. Para mahasiswa menjelaskan bahwa badak bercula satu merupakan hewan yang terancam punah dan mengenalkan Taman Nasional Ujung Kulon sebagai tempat konservasi, perlindungan, dan pelestarian badak Jawa, beserta seluruh ekosistem dan keanekaragaman hayati di dalamnya.

    Untuk membuat pembelajaran lebih menyenangkan, siswa diajarkan menggambar badak sambil bernyanyi. Metode interaktif ini diharapkan membuat anak-anak lebih mudah mengingat materi dan terdorong untuk ikut melestarikan budaya serta lingkungan.***

    Edukasi KKM UNIBA

    Related Posts

    NEWS

    Solidaritas Mahasiswa UNIBA Gelar Aksi, Soroti Dugaan Pelecehan hingga Biaya TOEFL-EPT dan KIP

    12 Maret 2026
    NEWS

    LMND UNIBA Gelar Dialog Publik dan Buka Bersama, Bahas Strategi Kampus Cegah Disorientasi Ideologi Mahasiswa

    10 Maret 2026
    KAMPUS

    LMND UNIBA Soroti Munculnya Persoalan Baru di Tengah Reformasi Birokrasi Universitas Bina Bangsa

    8 Maret 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Peringati Hari Pendidikan dan Buruh, GMPK Serang Ingatkan Nasib Pekerja dan Kualitas SDM

    NEWS 6 Mei 2026

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    Kehidupan di Banten pada Masa Kolonial: Sebuah Tinjauan Sosial

    Mengungkap Keindahan dan Filosofi Masjid Agung Banten

    Menguak Sejarah Panjang dan Ritual Keagamaan di Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    Recent Post

    Kolaborasi DPR RI dan BRIN, Gelar Edukasi Deteksi Dini Gangguan Mental Remaja

    5 Mei 2026

    Diguyur Hujan, Kasat Intelkam Polresta Serang Kota AKP Tatang Kawal Aksi Mahasiswa Secara Humanis, Aman dan Kondusif

    5 Mei 2026

    Stop Corat-coret dan Konvoi! Dindikbud Serang Dorong Perayaan Kelulusan yang Lebih Positif

    4 Mei 2026

    Adde Rosi Khoerunnisa Dampingi Menteri Wihaji di Lebak: Wujudkan Keluarga Sehat dan Hunian Layak

    3 Mei 2026

    Kepala Dindikbud Kota Serang Tegaskan Peringatan Harus Bermakna: Tak Hanya Refleksi, Tapi Bangun Karakter dan Kepedulian Sejak Dini

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.