BANTENCORNER.COM – Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, kembali menjadi lokasi pengabdian masyarakat mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok 36. Pada Sabtu 27 Juli 2025, mahasiswa bersama warga desa melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon dan pembagian bibit untuk warga, sebagai upaya mendukung ketahanan lingkungan dan penghijauan desa.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang tersebut melibatkan puluhan warga setempat dan seluruh anggota KKM kelompok 36. Mahasiswa menanam bibit pohon di area publik, sekitar jalan desa, dan lahan yang berpotensi kritis. Sementara itu, bibit tanaman lain dibagikan kepada warga agar dapat ditanam di halaman rumah masing-masing, sebagai bentuk dukungan terhadap program lingkungan desa.
Menurut bapak Uhadi S.H sebagai Kepala Desa Kertasana mengatakan kegiatan ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghijauan. Ia menilai kehadiran mahasiswa KKM kelompok 36 tidak hanya memberikan tenaga, tetapi juga wawasan mengenai cara merawat tanaman dan menjaga lingkungan.
“Program ini sangat bermanfaat. Kami senang masyarakat dan mahasiswa bersama-sama menanam pohon, sekaligus menanamkan kesadaran menjaga alam,” ujarnya.
Sementara itu, menurut Ema tridayani, salah satu mahasiswa KKM kelompok 36 menuturkan bahwa penanaman bibit dan pembagian bibit untuk warga menjadi pengalaman berharga. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar formalitas, tetapi sarana edukasi langsung bagi warga.
“Kami ingin memberikan kontribusi nyata sekaligus mengedukasi warga tentang pentingnya menanam pohon dan menjaga lingkungan sekitar,” katanya.
Dari bapak Udin selaku Warga Desa Kertasana menyambut antusias kegiatan tersebut. Seorang warga menyebut bahwa pemberian bibit sangat membantu mereka yang ingin mempercantik halaman rumah atau menanam pohon produktif.
“Kami senang sekali bisa menerima bibit dari adik-adik mahasiswa. Selain menambah hijau lingkungan, kami juga bisa menanam pohon buah di halaman,” ujar warga itu.
Selain menanam dan membagikan bibit, mahasiswa juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan informasi mengenai pemeliharaan tanaman dan manfaat penghijauan bagi lingkungan. Edukasi singkat tersebut diharapkan dapat mendorong warga untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam di desa mereka.
Kegiatan penanaman dan pembagian bibit di Desa Kertasana menunjukkan sinergi positif antara mahasiswa dan masyarakat. Lebih dari sekadar aktivitas lingkungan, acara ini memperkuat solidaritas sosial dan menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun desa berkelanjutan.***







