Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Tak Punya Sertifikasi tapi Digelontorkan Dana Rp5,4 M, Kasus Sewa Pesawat PT APK Diusut Kejaksaan

    22 Mei 2026

    Gugatan Hasil Muktamar XXI Mathla’ul Anwar Masih Bergulir, Sidang Lanjutan Dijadwalkan Juni 2026

    21 Mei 2026

    Mahasiswa Pendidikan IPS Uniba Gelar Penyuluhan Kearifan Lokal di MA Raudatul Muta’allamin Baros

    20 Mei 2026

    Kadindikbud Kota Serang Ngamuk saat Sidak di SDN Karangantu: Toilet Berantakan hingga Guru Menangis

    20 Mei 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Ramu Layar Hadirkan Karya Video Mapping Bertajuk “Jalan Masuk Tanpa Pintu Keluar” di Festival Teater Banten 2025

    Ramu Layar Hadirkan Karya Video Mapping Bertajuk “Jalan Masuk Tanpa Pintu Keluar” di Festival Teater Banten 2025

    Rizki Mubarok21 September 20252 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Festival Teater Banten 2025 yang berlangsung pada 18–20 September di Plaza Aspirasi, KP3B Provinsi Banten, menampilkan kejutan visual yang menggugah: sebuah karya video mapping bertajuk “Jalan Masuk Tanpa Pintu Keluar”, persembahan dari kolektif seni visual Ramu Layar.

    Diproyeksikan secara langsung ke bangunan publik selama tiga malam berturut-turut, karya ini bukan sekadar permainan cahaya. Ia hadir sebagai narasi visual yang sunyi namun menohok, membawa penonton masuk ke lorong-lorong memori, ruang batin, dan realitas sosial yang sering terabaikan. Karya ini juga memuat kutipan kuat dari sastrawan Milan Kundera.

    “Pertarungan manusia melawan kekuasaan adalah pertarungan ingatan melawan lupa.”

    Kutipan tersebut tampil menyatu dalam video mapping sebagai bagian dari narasi yang mengangkat pentingnya kesadaran historis dan ingatan kolektif.

    Dalam konteks bulan September, bulan yang dalam sejarah Indonesia diwarnai oleh tragedi, represi, dan penghilangan, karya ini sekaligus menjadi bentuk peringatan diam terhadap #SeptemberHitam.

    Perwakilan seni Ramu Layar menyampaikan bahwa karya terbaru mereka tidak hanya sekadar tontonan, tetapi juga upaya menghadirkan ruang refleksi bagi publik. Melalui pendekatan artistik, mereka ingin menegaskan bahwa seni dapat menjadi medium penyampai pesan yang kuat.

    “Kami percaya seni adalah salah satu medium paling tajam untuk menyuarakan hal-hal yang tak bisa dikatakan dengan lantang. Ingatan adalah bagian dari perlawanan. Dan melalui karya ini, kami ingin menciptakan ruang sunyi yang berbicara,” ujar perwakilan Ramu Layar.

    Dengan tema besar festival tahun ini, “Silang Ruang”, Festival Teater Banten membuka panggung bagi eksperimen lintas medium—memadukan seni pertunjukan, visual, dan teknologi. Karya Ramu Layar menjadi contoh nyata bagaimana ruang bisa disilangkan secara makna, bukan hanya secara fisik.

    Festival Teater Banten 2025 sendiri merupakan agenda tahunan yang menghimpun berbagai komunitas teater, seniman, dan pelaku seni pertunjukan dari seluruh wilayah Banten. Tahun ini, festival tak hanya mempertunjukkan panggung, tapi juga menghadirkan ruang refleksi, dialog, dan perlawanan simbolik lewat karya-karya eksperimental.**

    Banten Kreatif Festival Festival Teater Banten 2025 Lokakarya Seni

    Related Posts

    NEWS

    Gema Music Fest 2025: Panggung Anak Muda Banten Unjuk Gigi di Kancah Nasional

    2 Oktober 2025
    KAMPUS

    Lokakarya KKM 05 UNIBA Bendung: Pamerkan Inovasi & Hasil Pengabdian

    27 Agustus 2025
    KAMPUS

    Mahasiswa KKM Kelompok 68 Universitas Bina Bangsa Sukses Lakukan Lokakarya Kecamatan

    23 Agustus 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Proses Verifikasi Pemira UNIBA Tuai Polemik, KPUM Diduga Tidak Netral

    KAMPUS 18 Mei 2026

    Mahasiswa Pendidikan IPS Uniba Gelar Penyuluhan Kearifan Lokal di MA Raudatul Muta’allamin Baros

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    IKAMABA Resmi Buka Program PKM, Wujud Nyata Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Baros

    Terpilih Secara Aklamasi, Syamsul Rizal Djahidi Resmi Nahkodai KONI Kabupaten Serang Periode 2026-2030

    Recent Post

    Catut Nama Pejabat BGN, 4 Orang Tipu Calon Mitra SPPG Rugikan Rp1,9 Miliar

    19 Mei 2026

    Gagal Kuasai Apartemen Regatta, Upaya PKPU Buyung Gunawan Ditolak Hakim

    19 Mei 2026

    Proses Verifikasi Pemira UNIBA Tuai Polemik, KPUM Diduga Tidak Netral

    18 Mei 2026

    IKAMABA Resmi Buka Program PKM, Wujud Nyata Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Baros

    17 Mei 2026

    Polisi Selidiki Hilangnya Kabel Sensor di Area Stasiun Daru

    17 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.