Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Peluang Kota Serang Jadi Lokasi PSEL Capai 90 persen, Legislatif Beri Catatan ke DLH

    05 Desember, 2025

    Wali Kota Serang Budi Rustandi Tinjau Tiga RTLH di Kecamatan Walantaka dan Curug

    05 Desember, 2025

    Tangkap, Kejari Kukar Tahan 4 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Factory Sharing

    05 Desember, 2025

    Polda Banten Bongkar 10 Kasus Tambang Ilegal di Tiga Wilayah, 8 Tersangka Diamankan

    04 Desember, 2025
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Jadi Kontroversi, Pemotongan Rambut Mahasiswa di Kampus UNIBA Dikecam
    KAMPUS

    Jadi Kontroversi, Pemotongan Rambut Mahasiswa di Kampus UNIBA Dikecam

    Oleh Rizki Mubarok27 September, 20242 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner– Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru di Universitas Bina Bangsa Kota Serang menjadi sorotan.

    Itu terjadi setelah terjadi insiden mengejutkan di Universitas Bina Bangsa, dimana sekelompok mahasiswa Baru mendapat perlakuan tidak mengenakan tak lain pemotongan rambut.

    Sebagai bagian dari peraturan yang baru diterapkan oleh pihak Panitia PKKMB Universitas Bina Bangsa.

    Kejadian ini memicu protes dari mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan yang menganggap tindakan tersebut sebagai pelanggaran hak individu dan terlalu berlebihan.

    Informasi yang diterima redaksi, Insiden tersebut bermula saat sejumlah mahasiswa yang menghadiri acara orientasi kampus diingatkan oleh panitia bahwa rambut panjang dianggap tidak sesuai dengan “etika kampus”.

    Mahasiswa yang menolak untuk mematuhi peraturan tersebut kemudian dipanggil untuk menjalani pemotongan rambut di depan Gedung D Kampus A Universitas Bina Bangsa.

    Salah satu mahasiswa, Muhammad Riski Muslia Roza, yang mengalami pemotongan rambut, mengungkapkan kekecewaannya. “saya mmengalami pemotongan rambut,” ujar Riski, Jumat 27 September 2024.

    “Saya merasa direndahkan dan dipermalukan di depan teman-teman saya, tidak adil dalam pemotongan rambutnya karena saya melihat ada juga mahasiswa baru yang rambutnya panjang tidak di potong malah di lewatkan itu menurut saya terlihat ketidakadilanya,” sambung dia.

    Tindakan pemotongan rambut paksa dianggap bentuk pengekangan kebebasan berekspresi.

    Sejumlah mahasiswa mengajak untuk berdiskusi tentang pentingnya menghargai keragaman dan menegakkan hak-hak individu di lingkungan pendidikan. “Kampus seharusnya menjadi ruang untuk belajar dan berekspresi, bukan tempat untuk tekanan dan intimidasi,dan hal ini Banyak mahasiswa yang berbicara kepada saya yang memotongnya itu yang Bernama Netral” kata Adam selaku mahasiswa universitas Bina Bangsa semester 3 jurusan ilmu komputer.

    Riski Apriansyah, mahasiswa universitas Bina Bangsa semester 5 berujar, PKKMB itu bukan sebagai ajang penindasan untuk mahasiswa baru, melainkan sebagai ajang pertanggungjawaban.

    ”hubungannya dengan di potongnya rambut mahasiswa baru itu mengancam keterbatasan nya kebebasan berekspresi,” tutur dia.

    “Mungkin terlihat banyaknya senyuman terlemparkan dari mahasiswa baru, yang padahal mahasiswa tersebut banyak keluhan yang terjadi dan rasa kecewa yang ada di benak mahasiswa baru,”

    Para mahasiswa menuntut panitia yang memotong rambutnya agar bertanggungjawab atas hal tersebut.

    ”Pentingnya kebebasan berpendapat dan penghormatan terhadap identitas individu di dunia pendidikan,” tandasnya.

    mahasiswa pemotongan rambut Universitas Bina Bangsa
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    PMII Piksi Input Serang Gelar Open Donasi untuk Korban Bencana Alam Sumatra di Lampu Merah PCI Cilegon

    NEWS 01 Desember, 2025

    Seminar Career Branding di MA Sulamul Falah Panimbang Dorong Pelajar Siapkan Masa Depan Sejak Dini

    Gubernur Banten Dinilai Tidak Tegas: Kemacetan dan Polusi Bojonegara-Pulo Ampel Kian Mengkhawatirkan

    PWNU Banten Serukan Islah Terkait Polemik di PBNU

    Konferancab GP Ansor Ciomas 2025 Hasilkan Ketua Baru, Muhammad Ajid Terpilih Aklamasi

    Recent Post

    Galangan Kapal Modern Arjaya Berkah Marine Jadi Magnet Baru Industri Maritim di Banten

    04 Desember, 2025

    Wali Kota Serang Budi Rustandi Datangi Rumah Warga yang Atapnya Roboh

    04 Desember, 2025

    Ratusan Bangunan Liar di Sempadan Sungai Padek Kota Serang Dibongkar

    04 Desember, 2025

    Ketua TP-PKK Kota Serang Arfina Rustandi Sabet Penghargaan Perempuan Inspirasi Indonesia 2025

    04 Desember, 2025

    1.600 RTLH di Kota Serang Akan Diperbaiki Lewat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya 2026

    03 Desember, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.