Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    GP Ansor Banten Dukung Penegakan Hukum Polri, Adam Ma’rifat: Gas Terus!

    4 November 2026

    Karo Ekbang Puji PT ABM, Ismail: Kinerja Positif, Bisa Gandeng Perusahaan Besar PT. Daesang Food Indonesia

    4 November 2026

    Perketat Pengawasan dan Perbaikan Tata Kelola BUMD, Ismail: Kita Lakukan Monitoring dan Evaluasi

    4 November 2026

    Andra Soni Dorong Lahirnya Inventor Baru di Forum Bisnis Paten Indonesia 2026

    4 November 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Jadi Kontroversi, Pemotongan Rambut Mahasiswa di Kampus UNIBA Dikecam

    Jadi Kontroversi, Pemotongan Rambut Mahasiswa di Kampus UNIBA Dikecam

    Rizki Mubarok27 September 20242 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner– Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru di Universitas Bina Bangsa Kota Serang menjadi sorotan.

    Itu terjadi setelah terjadi insiden mengejutkan di Universitas Bina Bangsa, dimana sekelompok mahasiswa Baru mendapat perlakuan tidak mengenakan tak lain pemotongan rambut.

    Sebagai bagian dari peraturan yang baru diterapkan oleh pihak Panitia PKKMB Universitas Bina Bangsa.

    Kejadian ini memicu protes dari mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan yang menganggap tindakan tersebut sebagai pelanggaran hak individu dan terlalu berlebihan.

    Informasi yang diterima redaksi, Insiden tersebut bermula saat sejumlah mahasiswa yang menghadiri acara orientasi kampus diingatkan oleh panitia bahwa rambut panjang dianggap tidak sesuai dengan “etika kampus”.

    Mahasiswa yang menolak untuk mematuhi peraturan tersebut kemudian dipanggil untuk menjalani pemotongan rambut di depan Gedung D Kampus A Universitas Bina Bangsa.

    Salah satu mahasiswa, Muhammad Riski Muslia Roza, yang mengalami pemotongan rambut, mengungkapkan kekecewaannya. “saya mmengalami pemotongan rambut,” ujar Riski, Jumat 27 September 2024.

    “Saya merasa direndahkan dan dipermalukan di depan teman-teman saya, tidak adil dalam pemotongan rambutnya karena saya melihat ada juga mahasiswa baru yang rambutnya panjang tidak di potong malah di lewatkan itu menurut saya terlihat ketidakadilanya,” sambung dia.

    Tindakan pemotongan rambut paksa dianggap bentuk pengekangan kebebasan berekspresi.

    Sejumlah mahasiswa mengajak untuk berdiskusi tentang pentingnya menghargai keragaman dan menegakkan hak-hak individu di lingkungan pendidikan. “Kampus seharusnya menjadi ruang untuk belajar dan berekspresi, bukan tempat untuk tekanan dan intimidasi,dan hal ini Banyak mahasiswa yang berbicara kepada saya yang memotongnya itu yang Bernama Netral” kata Adam selaku mahasiswa universitas Bina Bangsa semester 3 jurusan ilmu komputer.

    Riski Apriansyah, mahasiswa universitas Bina Bangsa semester 5 berujar, PKKMB itu bukan sebagai ajang penindasan untuk mahasiswa baru, melainkan sebagai ajang pertanggungjawaban.

    ”hubungannya dengan di potongnya rambut mahasiswa baru itu mengancam keterbatasan nya kebebasan berekspresi,” tutur dia.

    “Mungkin terlihat banyaknya senyuman terlemparkan dari mahasiswa baru, yang padahal mahasiswa tersebut banyak keluhan yang terjadi dan rasa kecewa yang ada di benak mahasiswa baru,”

    Para mahasiswa menuntut panitia yang memotong rambutnya agar bertanggungjawab atas hal tersebut.

    ”Pentingnya kebebasan berpendapat dan penghormatan terhadap identitas individu di dunia pendidikan,” tandasnya.

    mahasiswa pemotongan rambut Universitas Bina Bangsa
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Gandeng Merries, Alfamart Sahabat Posyandu Sasar 2.800 Penerima Manfaat

    NEWS 2 November 2026

    PKC PMII Banten Gelar SESPIM, Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan

    GP Ansor Banten Dukung Penegakan Hukum Polri, Adam Ma’rifat: Gas Terus!

    GMPK Bersama Kepala Desa Tegal Maja Audiensi ke Pemerintah Kabupaten Serang, Dorong Pemanfaatan Eceng Gondok sebagai Pupuk Organik Ramah Lingkungan

    Kejati Bantah Isu Kadinkes dan Dirut RSUD Banten Tersangka, Jonathan: Itu Hoax, Tidak Benar….

    Recent Post

    Gub Andra Ingin Ciptakan Iklim Usaha Kondusif Tanpa Pungli

    4 November 2026

    Teken MoU, PT Daesang Food Indonesia Puji PT ABM, Faiqal: Kolaborasi ini Saling Melengkapi

    3 November 2026

    PT ABM Teken MoU dengan PT. Daesang Food Indonesia, Nilai Investasi Capai Miliaran

    3 November 2026

    17 Sertifikat Tanah Diklaim Hilang, Kuasa Hukum: BP Pernyataan Bertentangan Fakta

    2 November 2026

    Kejati Bidik Dugaan Korupsi PKBM di Pandeglang hingga Tangerang, Potensi Kerugian Capai Miliaran

    2 November 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.