Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    BKSAP Fokus Buka Akses Selat Hormuz demi Kelancaran Logistik Indonesia

    10 April, 2026

    Ancaman Ketahanan Pangan! Pekerja Penggilingan Minta Tolong ke Komisi IV

    09 April, 2026

    Optimisme Lawan Teror: Projo Ingatkan Pengalaman Bangsa Saat Pandemi

    08 April, 2026

    PKBM Daguina Gelar UPK Paket C, Bukti Pendidikan Nonformal Kian Berkualitas

    08 April, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Dorong Penguatan UMKM, KKM 36 Gelar Pelatihan Digitalisasi Usaha Emping di Pandeglang

    Dorong Penguatan UMKM, KKM 36 Gelar Pelatihan Digitalisasi Usaha Emping di Pandeglang

    Rizki Mubarok19 Agustus, 20252 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Upaya mendorong penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali dilakukan melalui program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa. Kali ini, pelatihan digitalisasi usaha emping digelar di tempat produksi emping milik Ibu Evi Liani, pada Sabtu 16 Agustus 2025, di Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten.

     

    Pelatihan tersebut dihadiri langsung oleh pemilik usaha, Ibu Evi Liani, bersama sejumlah mahasiswa, termasuk Alya Dwi Adinda, yang berperan sebagai fasilitator. Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan strategi pemasaran digital, mulai dari cara menggunakan media sosial untuk promosi hingga memperluas pasar melalui platform e-commerce.

     

    Menurut KKM 36, tujuan utama kegiatan ini adalah agar pelaku UMKM, khususnya pengusaha emping, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

    “Digitalisasi bukan hanya soal mengikuti tren, tetapi kebutuhan agar produk lokal tetap bisa bersaing di pasar yang semakin luas,” ujar salah seorang mahasiswa peserta KKM.

    Ibu Evi Liani, pemilik usaha emping, menyampaikan bahwa selama ini pemasaran produknya masih terbatas di lingkungan sekitar dan pasar tradisional. Ia mengaku pelatihan ini sangat membantu untuk memahami cara menjangkau konsumen yang lebih luas.

    “Saya biasanya hanya menjual emping kepada tetangga dan di pasar. Dengan pelatihan ini, saya jadi tahu bagaimana caranya menjual lewat internet supaya bisa dikenal lebih banyak orang,” ungkapnya.

    Alya Dwi Adinda, selaku fasilitator, menambahkan bahwa pelaku UMKM perlu memahami pentingnya branding dan pengemasan produk agar lebih menarik. Ia menekankan bahwa konsumen saat ini tidak hanya mencari rasa, tetapi juga kualitas tampilan produk. Menurutnya, strategi sederhana seperti memotret produk dengan baik dan menuliskannya di media sosial dapat meningkatkan daya tarik pembeli.

    Selain pemasaran, pelatihan ini juga memberikan edukasi mengenai pencatatan keuangan sederhana. Hal ini bertujuan agar pelaku usaha lebih tertib dalam mengelola modal, keuntungan, dan biaya produksi.

    “Kalau pencatatan rapi, kita bisa tahu berapa keuntungan sebenarnya, dan itu sangat penting untuk mengembangkan usaha,” tutur mahasiswa KKM lain yang tidak ingin disebutkan namanya.

    Dengan adanya pelatihan ini, masyarakat Desa Kertasana berharap produk emping lokal dapat lebih dikenal hingga menembus pasar di luar daerah. Dukungan dari mahasiswa melalui program kerja nyata menjadi langkah strategis untuk memberdayakan UMKM desa.

    Harapannya, usaha emping milik Ibu Evi Liani bisa menjadi contoh sukses digitalisasi UMKM di Pandeglang.**

    KKM UMKM UNIBA

    Related Posts

    NEWS

    Solidaritas Mahasiswa UNIBA Gelar Aksi, Soroti Dugaan Pelecehan hingga Biaya TOEFL-EPT dan KIP

    12 Maret, 2026
    NEWS

    LMND UNIBA Gelar Dialog Publik dan Buka Bersama, Bahas Strategi Kampus Cegah Disorientasi Ideologi Mahasiswa

    10 Maret, 2026
    KAMPUS

    LMND UNIBA Soroti Munculnya Persoalan Baru di Tengah Reformasi Birokrasi Universitas Bina Bangsa

    08 Maret, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Kritik Anggaran Belanja Buah Durian hingga Kue Ulang Tahun di Biro Umum Banten Habiskan Puluhan Juta, Mahasiswa: Hamburkan APBD

    NEWS 07 April, 2026

    Pengeroyokan Petugas Keamanan di Movenpick Carita, Satu Pelaku Diduga Anak Lurah Umbul Tanjung

    PKBM Daguina Gelar UPK Paket C, Bukti Pendidikan Nonformal Kian Berkualitas

    Kecam Keras Dugaan Kelalaian Perumda Tirta Benteng, Pemuda Gandasari Siap Turun ke Jalan

    Kisah Konflik Internal Kesultanan Banten dan Campur Tangan Belanda

    Recent Post

    Kritik Anggaran Belanja Buah Durian hingga Kue Ulang Tahun di Biro Umum Banten Habiskan Puluhan Juta, Mahasiswa: Hamburkan APBD

    07 April, 2026

    Bawa Visi Baru, Pramuka Banten Akan Olah Sampah Jadi Pupuk

    07 April, 2026

    Ketua DPRD: Musrenbang 2027 Jadi Kunci Wujudkan Kota Serang Lebih Maju

    06 April, 2026

    DPRD Serang Siap Kawal Iklim Usaha Kondusif untuk Investor

    02 April, 2026

    DPD GMPK Banten Apresiasi Kebijakan Pemerintah: Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Ketidakpastian Global

    01 April, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.