BANTENCORNER.COM – Desa Sobang, yang terletak di Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Banten baru-baru ini sukses meresmikan gapura megah yang dibangun sebagai simbol kebanggaan masyarakat dalam melestarikan identitas budaya dan kearifan lokal. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah desa, tokoh adat, masyarakat setempat, dan mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA).
Pemasangan gapura pada 10 Agustus 2025 ini dirancang dengan memadukan seni tradisional dan modern, menciptakan harmoni visual yang memukau. Motif yang menghiasi gapura menggambarkan sejarah desa, kehidupan sehari-hari masyarakat, serta nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi. Penggunaan kayu lokal dan cat warna-warni ramah lingkungan semakin menambah nilai estetika dan keberlanjutan dari bangunan ini.
Proses pembuatan gapura melibatkan partisipasi aktif seluruh warga desa, yang bergotong royong dengan para mahasiswa dan organisasi masyarakat. Semangat kebersamaan ini tidak hanya mempercepat penyelesaian proyek, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antar warga.
Gapura ini ditempatkan di depan balai desa, menjadikannya pusat perhatian dan lokasi strategis untuk berbagai kegiatan budaya dan sosial. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi wadah untuk menampilkan seni tari tradisional, pertunjukan musik, pameran seni lokal, dan kegiatan budaya lainnya yang memperkaya kehidupan masyarakat.
Kepala Desa Sobang, Bapak Hasanuddin, menyampaikan bahwa pembangunan gapura ini merupakan wujud nyata dari upaya desa dalam memperkuat identitas budaya dan meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap lingkungan dan warisan budaya.
”Gapura ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi juga simbol dari kebersamaan dan kearifan lokal masyarakat Desa Sobang,” ujar Bapak Hasanuddin.
Beliau berharap gapura ini dapat menjadi pengingat bagi generasi muda untuk terus menjaga dan melestarikan budaya serta nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para leluhur.
Selain itu, Bapak Hasanuddin juga menekankan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan mempercantik tampilan desa. Beliau berharap gapura ini dapat menjadi daya tarik wisata budaya bagi masyarakat sekitar dan pengunjung dari luar daerah, sehingga Desa Sobang semakin dikenal sebagai destinasi yang kaya akan kearifan lokal.
Ziko, salah satu mahasiswa KKM UNIBA yang terlibat dalam proyek ini, mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat gotong royong dan pelestarian budaya yang masih kuat di Desa Sobang.
”Kegiatan pembuatan gapura ini sangat bermakna. Kami melihat bagaimana masyarakat Desa Sobang masih aktif dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal,” kata Ziko.
Ia menambahkan bahwa pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga bagi para mahasiswa untuk lebih menghargai dan melestarikan seni dan budaya Indonesia.
Dengan berdirinya gapura ini, Desa Sobang semakin menegaskan posisinya sebagai desa yang berkomitmen untuk melestarikan budaya dan lingkungan. Inisiatif ini menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain di Indonesia untuk menggali potensi lokal dan membangun identitas budaya. **







