Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    BKSAP Fokus Buka Akses Selat Hormuz demi Kelancaran Logistik Indonesia

    10 April, 2026

    Ancaman Ketahanan Pangan! Pekerja Penggilingan Minta Tolong ke Komisi IV

    09 April, 2026

    Optimisme Lawan Teror: Projo Ingatkan Pengalaman Bangsa Saat Pandemi

    08 April, 2026

    PKBM Daguina Gelar UPK Paket C, Bukti Pendidikan Nonformal Kian Berkualitas

    08 April, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Kader Ansor Cikande Sukses Kembangkan UMKM Bebek Hibrida, Pasok Hingga Luar Banten

    Kader Ansor Cikande Sukses Kembangkan UMKM Bebek Hibrida, Pasok Hingga Luar Banten

    Imam Tantowi11 September, 20253 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kalangan kader Ansor terus menunjukkan geliat positif. Salah satunya adalah Somad, kader Ansor asal Cikande, yang kini sukses membudidayakan dan memasarkan bebek hibrida. Usaha yang dirintisnya sejak beberapa tahun lalu ini tidak hanya membuka peluang ekonomi, tetapi juga ikut memberdayakan masyarakat sekitar.

    Somad menjelaskan, bebek hibrida yang ia kembangkan memiliki keunggulan tersendiri.

    “Bebek hibrida itu mirip dengan bebek petelur, hanya saja lebih difokuskan pada kualitas dagingnya. Jenis yang paling banyak dipasarkan adalah bebek gungsi karena pertumbuhannya cepat, bobotnya bagus, dan lebih disukai masyarakat,” ujarnya.

    Produk bebek hibrida yang dipelihara Somad sudah dikemas rapi sebelum disalurkan ke masyarakat, pasar, hingga restoran. Sebagian besar hasil panen justru disuplai ke UMKM kuliner di pinggir jalan yang menjadikan olahan bebek sebagai menu andalan.

    Dalam proses pemeliharaan, Somad mengedepankan kebersihan kandang dan pemanfaatan limbah. Kotoran bebek yang biasanya menjadi masalah bau, justru ia jadikan peluang usaha tambahan. Setelah difermentasi, kotoran tersebut bisa dijadikan pupuk atau pakan ikan lele.

    “Banyak petani yang mengambil kotoran itu, bahkan kami pun mendapat tambahan penghasilan dari pengelolaannya,” ungkapnya.

    Meski begitu, tantangan tetap ada. Salah satunya adalah penyakit menular pada bebek, terutama mata biru yang sulit disembuhkan. Jika satu terkena, biasanya cepat menular ke yang lain. Hal ini menjadi salah satu risiko besar dalam budidaya bebek hibrida yang ia jalani.

    Dari sisi manajemen, pola pemberian pakan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas bebek. Somad memanfaatkan pakan pabrikan seperti BR 11 di awal, lalu beralih ke pakan alternatif dari limbah pabrik sosis di kawasan industri Cikande.

    “Alhamdulillah, dengan limbah sosis yang notabene berbahan daging, kualitas bebek justru semakin unggul,” jelasnya.

    Tak hanya dari pabrik, Somad juga memanfaatkan pur reject atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai sipingan, serta rumput-rumputan. Semua itu menjadi strategi menekan biaya pakan yang mahal tanpa mengurangi kualitas daging bebek.

    Modal awal usaha ini terbilang besar, mencapai sekitar Rp 35 juta di luar biaya kandang. Kini, kandang miliknya berukuran 14 x 8 meter dengan kapasitas 1.000 ekor. Dari hasil panen setiap 40 hari sekali, ia bisa mendapatkan omzet mendekati upah minimum regional (UMR).

    Untuk pemasaran, Somad aktif memanfaatkan media sosial, terutama TikTok. Melalui siaran langsung, ia mampu menarik minat pembeli dari luar daerah, bahkan hingga ke Lampung dan Jawa.

    “Banyak yang bertanya lokasi kandang saat live, bahkan ada yang memesan langsung untuk dikirim ke luar Banten,” tuturnya.

    Namun, kendala tetap muncul saat momen hari besar Islam, ketika pasar dan pengepul banyak yang libur. Akibatnya, bebek sulit disalurkan dan harus ditimbun dalam freezer, yang berdampak pada penurunan kualitas daging. Ia berharap ke depan ada pengepul khusus yang siap menampung hasil panennya.

    “Harapan besar saya, semoga ada dukungan dari pemerintah terutama dalam penyediaan obat-obatan untuk mencegah penyakit bebek. Dengan begitu, kerugian bisa ditekan dan usaha UMKM seperti kami bisa lebih berkembang,” tegas Somad.

    Kisah Somad membuktikan bahwa kader Ansor tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Melalui UMKM bebek hibrida, ia ikut berkontribusi menciptakan kemandirian ekonomi sekaligus membuka peluang lapangan kerja di Cikande dan sekitarnya.

    Ansor Bebek Hibrida Pengepul UMKM

    Related Posts

    NEWS

    Ramadhan Pride II 2026 Jadi Momentum Kebersamaan dan Konsolidasi Kader Ansor Banten

    14 Maret, 2026
    NEWS

    Ansor Banten Luncurkan Posko Mudik 2026, Siap Layani Pemudik di Wilayah Banten

    14 Maret, 2026
    NEWS

    Konferancab III GP Ansor Cisauk: Ahmad Munajat Terpilih, Siap Perkuat Kader dan Kawal NU–NKRI

    15 Februari, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Kritik Anggaran Belanja Buah Durian hingga Kue Ulang Tahun di Biro Umum Banten Habiskan Puluhan Juta, Mahasiswa: Hamburkan APBD

    NEWS 07 April, 2026

    Pengeroyokan Petugas Keamanan di Movenpick Carita, Satu Pelaku Diduga Anak Lurah Umbul Tanjung

    PKBM Daguina Gelar UPK Paket C, Bukti Pendidikan Nonformal Kian Berkualitas

    Kecam Keras Dugaan Kelalaian Perumda Tirta Benteng, Pemuda Gandasari Siap Turun ke Jalan

    Kisah Konflik Internal Kesultanan Banten dan Campur Tangan Belanda

    Recent Post

    Kritik Anggaran Belanja Buah Durian hingga Kue Ulang Tahun di Biro Umum Banten Habiskan Puluhan Juta, Mahasiswa: Hamburkan APBD

    07 April, 2026

    Bawa Visi Baru, Pramuka Banten Akan Olah Sampah Jadi Pupuk

    07 April, 2026

    Ketua DPRD: Musrenbang 2027 Jadi Kunci Wujudkan Kota Serang Lebih Maju

    06 April, 2026

    DPRD Serang Siap Kawal Iklim Usaha Kondusif untuk Investor

    02 April, 2026

    DPD GMPK Banten Apresiasi Kebijakan Pemerintah: Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Ketidakpastian Global

    01 April, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.