Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Rakyat Banyak Menganggur, Matahukum Kenapa Kapal Milik Negara Dikerjakan WNA

    22 April, 2026

    Sehari Menjelang Putusan Perkara Gugatan CMNP VS Hary Tanoe dan MNC KPK Siaga Bau Amis Puluhan Jutaan Dollar

    21 April, 2026

    Langkah Cerdas Pemerintah, BBM Subsidi Aman Hingga Akhir 2026

    20 April, 2026

    Projo Respon Jusuf Kalla: Ini Kemenangan Bersama, Bukan Milik Pribadi

    19 April, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Kader Ansor Cikande Sukses Kembangkan UMKM Bebek Hibrida, Pasok Hingga Luar Banten

    Kader Ansor Cikande Sukses Kembangkan UMKM Bebek Hibrida, Pasok Hingga Luar Banten

    Imam Tantowi11 September, 20253 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kalangan kader Ansor terus menunjukkan geliat positif. Salah satunya adalah Somad, kader Ansor asal Cikande, yang kini sukses membudidayakan dan memasarkan bebek hibrida. Usaha yang dirintisnya sejak beberapa tahun lalu ini tidak hanya membuka peluang ekonomi, tetapi juga ikut memberdayakan masyarakat sekitar.

    Somad menjelaskan, bebek hibrida yang ia kembangkan memiliki keunggulan tersendiri.

    “Bebek hibrida itu mirip dengan bebek petelur, hanya saja lebih difokuskan pada kualitas dagingnya. Jenis yang paling banyak dipasarkan adalah bebek gungsi karena pertumbuhannya cepat, bobotnya bagus, dan lebih disukai masyarakat,” ujarnya.

    Produk bebek hibrida yang dipelihara Somad sudah dikemas rapi sebelum disalurkan ke masyarakat, pasar, hingga restoran. Sebagian besar hasil panen justru disuplai ke UMKM kuliner di pinggir jalan yang menjadikan olahan bebek sebagai menu andalan.

    Dalam proses pemeliharaan, Somad mengedepankan kebersihan kandang dan pemanfaatan limbah. Kotoran bebek yang biasanya menjadi masalah bau, justru ia jadikan peluang usaha tambahan. Setelah difermentasi, kotoran tersebut bisa dijadikan pupuk atau pakan ikan lele.

    “Banyak petani yang mengambil kotoran itu, bahkan kami pun mendapat tambahan penghasilan dari pengelolaannya,” ungkapnya.

    Meski begitu, tantangan tetap ada. Salah satunya adalah penyakit menular pada bebek, terutama mata biru yang sulit disembuhkan. Jika satu terkena, biasanya cepat menular ke yang lain. Hal ini menjadi salah satu risiko besar dalam budidaya bebek hibrida yang ia jalani.

    Dari sisi manajemen, pola pemberian pakan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas bebek. Somad memanfaatkan pakan pabrikan seperti BR 11 di awal, lalu beralih ke pakan alternatif dari limbah pabrik sosis di kawasan industri Cikande.

    “Alhamdulillah, dengan limbah sosis yang notabene berbahan daging, kualitas bebek justru semakin unggul,” jelasnya.

    Tak hanya dari pabrik, Somad juga memanfaatkan pur reject atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai sipingan, serta rumput-rumputan. Semua itu menjadi strategi menekan biaya pakan yang mahal tanpa mengurangi kualitas daging bebek.

    Modal awal usaha ini terbilang besar, mencapai sekitar Rp 35 juta di luar biaya kandang. Kini, kandang miliknya berukuran 14 x 8 meter dengan kapasitas 1.000 ekor. Dari hasil panen setiap 40 hari sekali, ia bisa mendapatkan omzet mendekati upah minimum regional (UMR).

    Untuk pemasaran, Somad aktif memanfaatkan media sosial, terutama TikTok. Melalui siaran langsung, ia mampu menarik minat pembeli dari luar daerah, bahkan hingga ke Lampung dan Jawa.

    “Banyak yang bertanya lokasi kandang saat live, bahkan ada yang memesan langsung untuk dikirim ke luar Banten,” tuturnya.

    Namun, kendala tetap muncul saat momen hari besar Islam, ketika pasar dan pengepul banyak yang libur. Akibatnya, bebek sulit disalurkan dan harus ditimbun dalam freezer, yang berdampak pada penurunan kualitas daging. Ia berharap ke depan ada pengepul khusus yang siap menampung hasil panennya.

    “Harapan besar saya, semoga ada dukungan dari pemerintah terutama dalam penyediaan obat-obatan untuk mencegah penyakit bebek. Dengan begitu, kerugian bisa ditekan dan usaha UMKM seperti kami bisa lebih berkembang,” tegas Somad.

    Kisah Somad membuktikan bahwa kader Ansor tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Melalui UMKM bebek hibrida, ia ikut berkontribusi menciptakan kemandirian ekonomi sekaligus membuka peluang lapangan kerja di Cikande dan sekitarnya.

    Ansor Bebek Hibrida Pengepul UMKM

    Related Posts

    NEWS

    Ramadhan Pride II 2026 Jadi Momentum Kebersamaan dan Konsolidasi Kader Ansor Banten

    14 Maret, 2026
    NEWS

    Ansor Banten Luncurkan Posko Mudik 2026, Siap Layani Pemudik di Wilayah Banten

    14 Maret, 2026
    NEWS

    Konferancab III GP Ansor Cisauk: Ahmad Munajat Terpilih, Siap Perkuat Kader dan Kawal NU–NKRI

    15 Februari, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Dituding Palsukan Dokumen Utang Rp39,4 M, Bintoro Laporkan Tim Kurator

    NEWS 17 April, 2026

    Inspirasi Baru di Langit PPI Curug: Drone Show Indonesia Tampilkan 300 Drone untuk Taruna Aviasi

    Peran Kesultanan Banten dalam Sejarah Perdagangan di Asia Tenggara

    Hati Besar Jerry Hermawan Lo, Peduli Atlet dan Petani

    Kehidupan di Banten pada Masa Kolonial: Sebuah Tinjauan Sosial

    Recent Post

    Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman Ikuti Retret Kepemimpinan di Akmil, Siap Perkuat Disiplin DPRD Kota Serang

    19 April, 2026

    Arif Rahman: Penghargaan Ini Dedikasikan untuk Seluruh Petani dan Nelayan Indonesia

    18 April, 2026

    Politisi Golkar Golkar Komitmen Perjuangkan Pendidikan Merata di Provinsi Banten

    18 April, 2026

    Hati Besar Jerry Hermawan Lo, Peduli Atlet dan Petani

    18 April, 2026

    Komitmen Bulog Lebak dan Pandeglang Dukung Kelancaran Tradisi Seba

    17 April, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.