Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Hari Anak Nasional, Puluhan Ribu Siswa di Kabupaten Serang Ikuti Gerakan Makan Tanpa Drama

    28 Juli 2026

    Pengadilan Mulai Periksa Sah Tidaknya Penetapan Tersangka Gas Portable

    28 Juli 2026

    Wali Kota Sachrudin: MTQ Wadah Penting Bangun Generasi Qur’ani Tangerang

    28 Juli 2026

    Imbas Dilaporkan, Camat Curug Kota Serang Tetapkan Status Quo Karang Taruna, Minta Semua Pihak Hormati Proses Mediasi

    27 Juli 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Mahasiswa Lawan DPRD Banten: IMALA Tegaskan Gerakan Murni, Bukan Transaksi

    Mahasiswa Lawan DPRD Banten: IMALA Tegaskan Gerakan Murni, Bukan Transaksi

    Imam Tantowi5 Oktober 20253 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Lebak (PP IMALA), Ridwanul Maknunah, menegaskan bahwa aksi unjuk rasa terkait tingginya tunjangan rumah DPRD Provinsi Banten merupakan gerakan murni mahasiswa dan pemuda. Ia menampik keras adanya tudingan bahwa gerakan tersebut ditunggangi kepentingan politik atau transaksi dengan pihak tertentu. Serang, 5 Oktober 2025.

    “Aksi kami murni untuk memperjuangkan keadilan sosial di Provinsi Banten. Tidak ada kepentingan tersembunyi, apalagi transaksi dengan pihak manapun. Siapapun yang mengklaim bahwa IMALA telah bertemu atau bersepakat dengan Ketua DPRD Provinsi Banten, saya nyatakan itu tidak benar,” tegas Ridwanul dalam keterangan tertulisnya.

    Gerakan ini lahir dari keprihatinan terhadap kondisi rakyat Banten yang kian terjepit oleh tingginya harga kebutuhan pokok. Di sisi lain, DPRD Provinsi Banten justru menikmati fasilitas dan tunjangan rumah dengan nilai fantastis. Ketimpangan inilah yang kemudian memicu gelombang konsolidasi dan perlawanan dari kalangan mahasiswa serta pemuda.

    Aksi pertama telah disiapkan sejak pertengahan September 2025. IMALA melalui kader Serang Raya mengajukan surat pemberitahuan aksi pada 15 September, namun ditolak oleh pihak kepolisian dengan alasan administratif. Aksi kemudian dijadwalkan ulang pada 19 September dengan menggandeng IMM Lebak, HMI Cabang Lebak, dan KNPI DPD Lebak sebagai aliansi awal.

    Namun dinamika internal sempat mewarnai persiapan aksi. Salah satu organisasi mengaku mendapat panggilan dari pusat, sementara koordinator lapangan dilaporkan dihubungi pihak Tipikor terkait persoalan pekerjaan yang diduga berhubungan dengan rencana aksi. Di saat yang sama, KNPI sempat difasilitasi bertemu salah satu anggota DPRD yang menjanjikan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada 20 September. Sayangnya, RDP tersebut dibatalkan secara sepihak tanpa alasan jelas.

    Kekecewaan ini justru memantik semangat baru. IMALA dan jaringan aliansi kemudian menggelar aksi jilid kedua pada 24 September 2025. Kali ini, dukungan meluas dengan bergabungnya BEM dan DPM Piksi. Tuntutan pun diperluas, tidak hanya soal tunjangan rumah, tetapi juga soal pemangkasan kuota BPJS dan ketimpangan pelayanan publik di Banten.

    Meski aksi berlangsung damai dan substansial, tak satu pun anggota DPRD yang turun menemui massa. Aliansi mahasiswa-pemuda kembali bergerak pada aksi jilid ketiga dengan menambahkan isu pendidikan dan desakan pengesahan Perda Pencegahan Kekerasan Seksual. Mereka bahkan mengundang DPRD untuk hadir dalam debat publik, namun lagi-lagi tak ada respons.

    Puncaknya terjadi saat massa aksi mendatangi ruang sidang DPRD pada 2 Oktober 2025 bertepatan dengan Rapat Paripurna. Bukannya menerima aspirasi, aparat justru memaksa massa keluar dengan cara kasar mendorong, memiting, hingga mengusir ke area parkir gedung DPRD. Tindakan represif ini semakin memperkuat tekad aliansi untuk melanjutkan perjuangan.

    Situasi semakin panas setelah muncul isu bahwa gerakan mahasiswa telah “beres” karena sudah “diberi uang”. Seorang yang mengaku wartawan dari Lebak menyampaikan klaim tersebut kepada Ridwanul.

    “Saya langsung klarifikasi. Kami tidak pernah bertemu DPRD, apalagi menerima uang. Bahkan dia mengajak makan saja kami tolak, karena kami sadar itu bagian dari upaya membelokkan gerakan,” ujarnya.

    Awalnya, pernyataan itu dianggap sekadar rumor. Namun, kecurigaan terjawab ketika Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Banten secara terbuka membenarkan adanya transaksi untuk menghentikan aksi. Pernyataan tersebut menjadi bukti adanya pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan gerakan mahasiswa untuk kepentingan pribadi.

    “Saya sebagai Ketua Umum PP IMALA tidak tahu-menahu soal itu, dan saya pastikan tidak ada satu pun yang bisa membawa nama IMALA demi keuntungan pribadi,” tegas Ridwanul. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan tetap konsisten menjaga kemurnian gerakan.

    Ridwanul memastikan bahwa IMALA bersama seluruh elemen pemuda dan mahasiswa akan terus mengawal isu tunjangan DPRD ini sampai ada tanggapan dan kejelasan resmi dari pihak legislatif.

    “Kami tidak akan berhenti menyuarakan aspirasi ini. Ini gerakan moral dan perjuangan kolektif untuk rakyat Banten,” pungkasnya.

    DPRD Banten IMALA mahasiswa Tunjangan Tuntutan
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Rendi Aditya GP Kembali Pimpin ESI Kabupaten Serang, Bidik Pertahankan Juara Umum Esport di Porpov 2026

    NEWS 25 Juli 2026

    Peringati Hari Anak Nasional, Mahasiswa KKM 79 UNIBA Ajak Siswa SDN 1 Sukadaya Kenali Permainan Tradisional

    Perkuat Sinergi Pendidikan, KKM 19 Gelar Kunjungan Perdana dan Pengajuan Izin Mengajar di SDN Beberan 2

    Diduga Sarat Pelanggaran Prosedural, Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Curug Serang Dilaporkan ke Pengurus Nasional

    KKM  78Uniba Sumurbandung Gelar Kegiatan Calistung Rutin untuk Tingkatkan Kemampuan Dasar Anak

    Recent Post

    Generasi Cerdas Finansial Dimulai dari Bangku SD! KKM UNIBA Gelar Sosialisasi Literasi Keuangan di SDN Domas 1 dan MI Misbahul Mubtadi’in

    27 Juli 2026

    27 Juli 2026

    Mahasiswa KKM Kelompok 78 Sumurbandung Terima Kunjungan Monitoring dan Evaluasi Korcam Cikulur

    27 Juli 2026

    Korupsi Dana Porang Sidrap: Dana Rp26 Miliar Diduga Dinikmati Keluarga Pejabat

    27 Juli 2026

    Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa Gelar Rangkaian Kegiatan di Desa Singamerta

    26 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.