BANTENCORNER.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana akan membangun Alun-alun Kota Serang pada tahun 2026, dengan menggelontorkan anggaran sebesar Rp50 miliar.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi mengungkapkan bahwa, pembangunan Alun-alun Kota Serang akan disesuaikan dan tidak akan merubah dasar pembangunan terdahulu pada zaman kolonial.
”Jadi tetap tidak merubah ruas dan tidak merubah dalam Alun-alun. Yang kita lakukan bagaimana alun-alun menjadi ruang publik dan ruang terbuka hijau yang nanti dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk masyarakat,” kata Farach kepada wartawan, Senin 10 November 2025.
Untuk Alun-alun Timur, lanjut dia, itu akan dibuat lebih nyaman untuk aktivitas olahraga dan tempat olahraganya akan ditambah.
”Seperti tempat sket park atau lintasan untuk jalan dan larinya akan dijadikan lebih bagus. Ditambah, nantinya akan ada landmark Kota Serang,” jelasnya.
”Kalau Cilegon adanya di Simpang Tiga Cilegon, kalau Kota Serang nanti membuat landmark ke khasan Kota Serang seperti golok,” sambungnya.
Sedangkan untuk Alun-alun Barat, akan diperbaiki pancanitinya sehingga dapat digunakan secara fungsional baik itu kegiatan kenegaraan seperti kegiatan daerah atau lokal.
”Nanti semuanya menjadi ruang publik. Ditambah disitu akan dibuat food court atau tenan-tenan yang berafiliasi dengan nasional tempat berkumpulnya ruang publik yang nyaman,” ungkap Farach.
Adapun konsep pembangunan sendiri, akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang.
”Atas arahan TAPD pembangunan Alun-alun akan dikerjakan oleh DPUPR Kota Serang,” jelasnya.
Sedangkan untuk Alun-alun Timur, masih kata dia, akan dibuatkan air mancur atau dancing fountain.
”Alun-alun Timur akan tetap seperti itu, nanti akan ada air mancur atau dancing fountain (air mancur menari atau air mancur musikal) yang nanti akan jadi tempat wisata yang gratis,” tandasnya.







