SERANG– Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten, Ismail mengapresiasi kinerja jajaran direksi dan komisaris baru di lingkungan BUMD PT. Agrobisnis Banten Mandiri (Perseroda).
Pujian itu dilontarkan Ismail tak lama setelah PT. ABM resmi menjalin kerjasama dengan perusahaan pangan raksasa asal Korea dengan PT. Daesang Food Indonesia (DFI).
Kerja sama ini ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT ABM dan Daesang Food Indonesia di gedung negara pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa 3 November 2026.
Menurut Ismail, pimpinan PT. ABM bergerak cepat, belum genap beberapa bulan setelah dilantik, langsung bisa mendatangkan perusahaan berskala internasional untuk menanamkan investasi di Banten.
“Langkah awal ini membuktikan bahwa belum genap beberapa bulan mereka sudah bisa menandatangi MoU dengan perusahaan cukup besar, dan ini membawa langkah positif bagi BUMD yang lain,” ucap Ismail di Serang, Selasa 3 November 2026.
Ismail meyakini, arah tata kelola PT ABM semakin baik dan akan menguntungkan guna mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Sebab itu, Ismail meminta BUMD lain untuk meniru kinerja positif ABM.
“Kita berharap jadi BUMD yang BGD dan lainnya bisa bergerak cepat seperti PT ABM,” katanya.
Menurutnya, tren kinerja positif PT ABM terjadi setelah pergantian jajaran direksi dan komisaris baru. Dia harap, mereka terus melakukan serangkaian terobosan, menghadirkan ide dan gagasan yang positif guna meningkatkan keuntungan perusahaan hingga hadir memberi solusi nyata di tengah masyarakat.
“Harus cepat dan kita harap berdampak pada masyarakat. Jadi kalau perusahaan itu tidak membawa keuntungan, berarti ada yang salah dengan direksi atau komisaris,” tandasnya.









