Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Andra Soni Pastikan Keselamatan Penumpang KMP Batumandi Terbakar Jadi Prioritas

    21 Oktober 2026

    Andra Usul Raperda Penyertaan Modal

    21 Oktober 2026

    Perubahan Struktur Perangkat Daerah di Banten

    21 Oktober 2026

    GP Ansor Dorong KH Abbas Abdul Jamil Jadi Pahlawan Nasional

    20 Oktober 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Harlah NU ke-103, PWNU Banten Gelar Istighotsah dan Refleksi Peran NU

    Harlah NU ke-103, PWNU Banten Gelar Istighotsah dan Refleksi Peran NU

    Aikal Pratama8 Januari 20263 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten menggelar istighotsah dan doa bersama Pada hari kamis 8 Januari 2026. dalam rangka memperingati Harlah Nahdlatul Ulama ke-103. Agenda ini menjadi momentum refleksi sejarah panjang NU sekaligus ikhtiar spiritual memohon pertolongan Allah SWT atas berbagai persoalan kebangsaan dan keumatan.

    Sekretaris PWNU Banten, Ahmad Nuri, menegaskan bahwa istighotsah ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk rasa syukur atas usia NU yang telah melampaui satu abad dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

    Menurutnya, selama 103 tahun NU telah menorehkan sejarah besar, mulai dari mendidik Republik, mempertahankan Republik, hingga mengisi Republik dengan berbagai kontribusi nyata bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

    “NU hadir bukan hanya sebagai organisasi keagamaan, tetapi sebagai kekuatan moral dan sosial yang ikut membentuk arah perjalanan bangsa Indonesia,” ujar Ahmad Nuri.

    Ia menambahkan, refleksi sejarah tersebut penting dilakukan agar NU terus mampu memainkan peran strategisnya dalam membangun peradaban dan berkontribusi di tingkat global, tanpa meninggalkan akar tradisi dan nilai-nilai keislaman.

    Selain refleksi kesejarahan, istighotsah juga dimaksudkan sebagai munajat bersama di tengah berbagai bencana dan musibah yang terjadi di sejumlah daerah. PWNU Banten mengajak seluruh warga NU untuk berdoa demi keselamatan bangsa dan umat.

    “Dalam situasi seperti ini, NU harus berada di garda depan, tidak hanya melalui aksi sosial, tetapi juga melalui kekuatan spiritual,” katanya.

    Ahmad Nuri juga menyinggung dinamika internal PBNU yang sempat mengemuka belakangan ini. Ia bersyukur bahwa seluruh perbedaan telah diselesaikan melalui musyawarah dan islah, yang menjadi ciri khas dan karomah NU.

    Menurutnya, kemampuan NU menyelesaikan persoalan melalui prinsip tasamuh, tawazun, tawasuth, dan i’tidal menunjukkan kedewasaan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan, baik internal maupun eksternal.

    Lebih lanjut, PWNU Banten mendorong lahirnya Resolusi NU 2026, yang menegaskan bahwa NU harus tampil sebagai pelayan umat, bukan organisasi yang elitis, melainkan inklusif dan hadir untuk semua lapisan masyarakat.

    “Ketika umat membutuhkan penguatan ekonomi, NU harus hadir. Ketika kelompok minoritas membutuhkan perlindungan, NU wajib mengayomi,” tegasnya.

    Resolusi melayani umat ini, lanjut Ahmad Nuri, menjadi bagian penting dari peran NU dalam konteks kebangsaan, keislaman, dan kemasyarakatan di tengah kompleksitas persoalan umat saat ini.

    Terkait isu muktamar, Ahmad Nuri menegaskan bahwa PWNU Banten tidak sedang mendorong percepatan muktamar. Menurutnya, kewenangan tersebut sepenuhnya berada di tangan PBNU sebagai otoritas tertinggi organisasi.

    “PWNU Banten fokus pada islah dan kontribusi nyata. Soal muktamar, kami mengikuti keputusan PBNU,” ujarnya.

    Adapun agenda besar PWNU Banten ke depan, selain istighotsah, adalah pengajian, kaderisasi berkelanjutan melalui PMKNU dan PKPNU, serta penguatan jaringan kiai di kampung-kampung sebagai basis kekuatan jam’iyah dan jamaah NU di Banten.

    doa bersama istigosah Pengabdian peradaban PWNU
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Festival Santri Lebak 2026 Siap Digelar, Ketua GP Ansor Lebak: Ini adalah Lebaran Para Santri

    Budaya & Tradisi 15 Oktober 2026

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PMII Unpam dan SWOT Banten Geruduk Kantor DPRD Bawa 10 Tuntutan

    Cegah Pinjol dan Judol, Fakultas Hukum Unpam Edukasi Siswa SMAN 1 Kragilan

    Wisuda ke-15, UNBAJA Dorong Lulusan Berdaya Saing dan Berintegritas

    Menguak Sejarah Panjang dan Ritual Keagamaan di Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    Recent Post

    Hilirisasi Mineral Terus Jadi Strategis Dongkrak Kinerja Ekonomi

    20 Oktober 2026

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PMII Unpam dan SWOT Banten Geruduk Kantor DPRD Bawa 10 Tuntutan

    19 Oktober 2026

    Grand Final Kang Nong 2026 Sukses Digelar, HIPMI Kabupaten Serang Siap Kolaborasi Dorong PAD Lewat Pariwisata

    18 Oktober 2026

    Wisuda ke-15, UNBAJA Dorong Lulusan Berdaya Saing dan Berintegritas

    18 Oktober 2026

    Festival Santri Lebak 2026 Siap Digelar, Ketua GP Ansor Lebak: Ini adalah Lebaran Para Santri

    15 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.