Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Atasi Persoalan Guru, Adde Rosi Usulkan Bentuk Badan Guru dan Dosen Nasional

    5 Juni 2026

    Bentrokan Antarpelajar Berujung Maut, Dua Remaja Diamankan Polisi

    5 Juni 2026

    Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, 12,7 Ton Sampah Diangkat dari Sungai Cisadane

    5 Juni 2026

    PMII IAI Sahid dan Warga Kepung UPTD IV, Tuntut Jalan Rusak Segera Diperbaiki

    5 Juni 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»DPRD Kota Serang Fokus Wujudkan Generasi Cerdas dan Bebas Putus Sekolah

    DPRD Kota Serang Fokus Wujudkan Generasi Cerdas dan Bebas Putus Sekolah

    Bantencorner.com15 April 20262 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER – DPRD Kota Serang menyoroti serius tingginya angka anak tidak sekolah (ATS) dan anak rentan putus sekolah yang masih menjadi persoalan di daerah tersebut.

    Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, jumlah ATS saat ini mencapai sekitar 8.000 anak dalam rentang usia 7 hingga 18 tahun. Dari total tersebut, sekitar 4.200 anak telah melalui proses verifikasi.

    Temuan ini mengemuka saat Komisi II DPRD Kota Serang melakukan pengawasan ke Dindikbud. Dalam hasil evaluasi tersebut, terungkap bahwa salah satu faktor dominan penyebab tingginya angka ATS adalah pernikahan usia dini.

    Ketua Komisi II DPRD Kota Serang, TB Udra Sengsana, menegaskan bahwa persoalan anak tidak sekolah tidak bisa dipandang sebagai masalah tunggal.

    Menurutnya, ada berbagai faktor yang saling berkaitan, mulai dari kondisi sosial hingga ekonomi.

    “Ini menjadi perhatian serius kami. Bagaimana ke depan angka anak tidak sekolah dan yang rentan putus sekolah bisa ditekan,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

    Selain pernikahan dini, faktor lain yang turut memengaruhi antara lain rendahnya motivasi anak untuk bersekolah, minimnya dukungan dari orang tua, serta keterbatasan ekonomi keluarga.

    Meski kasus perundungan (bullying) juga ditemukan, namun dinilai tidak terlalu signifikan dibanding faktor lainnya.

    Udra menekankan, penanganan masalah ini membutuhkan keterlibatan semua pihak. Tidak hanya menjadi tanggung jawab Dindikbud, tetapi juga pemerintah daerah, DPRD, hingga masyarakat secara luas.

    “Ini bukan hanya PR Dindik, tapi PR kita bersama untuk mengedukasi masyarakat agar anak-anak tetap bersekolah,” jelasnya.

    Sebagai bagian dari solusi, DPRD mendorong optimalisasi program unggulan Pemerintah Kota Serang, seperti Serang Cerdas dan Serang Mengaji.

    Kedua program ini dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membentuk karakter anak.

    Program Serang Mengaji, misalnya, diharapkan mampu memperkuat nilai moral dan sosial anak sehingga dapat menekan berbagai persoalan, termasuk pernikahan dini dan perundungan.

    Selain itu, Dindikbud juga tengah menyiapkan inovasi berupa pemutaran lagu bertema pendidikan dengan aransemen lokal di lingkungan sekolah.

    Inovasi ini diharapkan dapat membantu mengurangi kejenuhan siswa sekaligus memberikan dampak psikologis positif.

    Meski demikian, DPRD tetap menekankan pentingnya langkah konkret dan terukur dalam menurunkan angka ATS.

    Upaya tersebut meliputi peningkatan sosialisasi, pendampingan keluarga, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.

    Dengan berbagai langkah tersebut, DPRD Kota Serang berharap angka anak tidak sekolah dapat ditekan secara signifikan, sehingga seluruh anak di Kota Serang memiliki akses pendidikan yang layak dan berkelanjutan. (ADV)

    Dinas Pendidikan DPRD Kota Serang
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Diduga Terjadi Tindakan Premanisme di Lingkungan Kampus UNIBA, Mahasiswa Tempuh Jalur Hukum

    NEWS 31 Mei 2026

    Bangsa Kecam Tindakan Anarkis dan Minta Polisi Usut Tuntas

    BEM UNIBA Minta Maaf atas Kerusuhan Konser Rilaya, Desak Polisi Usut Provokator

    Modus Gelap Limbah Industri Serang: Dijual Murah Jadi Urukan Jalan Ilegal

    SPMB Segera Dilaunching, Dindikbud Kab Serang Tolak Percaloan Siswa Baru

    Recent Post

    Konten Video di Media Sosial Jadi Dasar Laporan ke Polisi

    4 Juni 2026

    Jemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Debarkasi Grand El Hajj dengan Selamat

    3 Juni 2026

    Pemprov Banten Diganjar Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI

    3 Juni 2026

    Gubernur Banten Tandatangani Komitmen Bersama SPMB Ramah 2026, Tekankan Transparansi dan Berkeadilan

    3 Juni 2026

    Relawan Ungkap Copot dan Tahan Eks Pimpinan BGN Bukti Prabowo Tegas

    3 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.