Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Hadir di SMAN 1 Warunggunung, Adde Rosi: Pendidikan Kunci Perubahan

    28 April, 2026

    Legislator Banten, Encop Sopia Sukses Raih Gelar Doktor dengan Yudisium Sangat Memuaskan

    28 April, 2026

    Kepala Biro Ekbang Banten Bicara Arah Penataan BUMD Lebih Produktif dan Menguntungkan Tingkatkan PAD

    28 April, 2026

    PDBI Perkuat Organisasi dan Kondusifitas Kamtibmas di Tengah Tantangan Global

    27 April, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Legislator Banten, Encop Sopia Sukses Raih Gelar Doktor dengan Yudisium Sangat Memuaskan

    Legislator Banten, Encop Sopia Sukses Raih Gelar Doktor dengan Yudisium Sangat Memuaskan

    Muhamad Rizki28 April, 20263 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Encop Sopia resmi berhak menyandang gelar Doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dihadapan promotor, Co promotor, dan Tim Penguji dalam Sidang Senat Terbuka di Auditorium Juwono Sudarsono, Kampus FISIP Universitas Indonesia, Selasa (28/04/ 2026) dok: Istimewa
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner– Encop Sopia resmi berhak menyandang gelar Doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dihadapan promotor, Co promotor, dan Tim Penguji dalam Sidang Senat Terbuka di Auditorium Juwono Sudarsono, Kampus FISIP Universitas Indonesia, Selasa (28/04/ 2026).

    Sidang dipimpin oleh Prof.Dr. Ricardi S. Adnan, M.Si didampingi Promotor Prof. Dr.phil. Aditya Perdana, M.Si.,, Co Promotor, Dr. Sri Budi Eko Wardani, M.Si (Merangkap sebagai penyanggah), dan Tim Penguji: Prof. Dr. Nurliah Nurdin, S.Sos, M.A; Dra. Chusnul Mar:iyah, Ph.D’ Riaty Rafiudin, M.A., Ph.D; Irwansyah. S.I.P., Ph.D

    Pada sidang terbuka yang, antara lain, dihadiri Wakil Ketua Perempuan Indonesia Raya (PIRA), Dr. Paaramitha WK, Wakil Ketua DPRD Banten, Yudi Budi Wibowo, anggota Ombudsman RI, akademsi, aktivis LSM, dan undangan lainnya..

    Dalam Sidang Senat Terbuka itu, Encop Sopia berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Mendorong Representasi Substantif Perempuan di Tingkat Lokal: Studi Lahirnya Peraturan Daerah Berperspektif Gender di DPRD Kabupaten Pandeglang, Banten, dan Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Periode 2019 – 2024).”

    Meski dihujani dengan sejumlah pertanyaan kritis.
    Disertasi tersebut menyimpulkan, representasi substantif perempuan dalam proses legislasi Perda Pengarusutamaan Gender (PUG) di Pandeglang dan Karawang tidak dapat dipahami hanya dari jumlah perempuan yang duduk di DPRD.

    Kehadiran perempuan melalui kebijakan afirmasi memang membuka pintu representasi formal dan deskriptif, tetapi transformasi menuju representasi substantif sangat bergantung pada kapasitas aktor perempuan, dukungan kelembagaan, serta konteks sosial-politik lokal.

    “Dengan mengintegrasikan teori representasi terintegrasi dan pendekatan Historical Institutionalism, penelitian ini menunjukkan bahwa representasi substantif muncul melalui hubungan kausal yang tidak linier, melainkan dipengaruhi oleh dinamika aktor, struktur, dan legitimasi simbolik,” jelasnya.

    Temuan penelitian ini, ujarnya, menegaskan struktur kelembagaan di kedua daerah masih sangat dipengaruhi oleh warisan historis patriarki. Path dependency membentuk pola interaksi politik, resistensi terhadap isu gender, serta keterbatasan ruang bagi perempuan dalam proses legislasi. Namun, hambatan struktural tersebut tidak bersifat deterministik. Aktor perempuan di legislatif dan eksekutif mampu memanfaatkan celah institusional melalui strategi bertahap seperti layering, conversion, dan negosiasi lintas aktor.

    Di Pandeglang, lanjutnya, strategi legislatif dan dukungan eksekutif menjadi kunci; sementara di Karawang, penguatan kelembagaan eksekutif dan tata kelola responsif gender menjadi jalur utama lahirnya Perda PUG. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa representasi substantif tidak hanya ditentukan oleh aktor perempuan di lembaga formal, tetapi juga oleh kekuatan koalisi lintas sektor.

    Sinergi Masyarakat Sipil

    Lebih lanjut, wanita yang menyelesaikan gelar S-2 di University of Hawai‘i at Mānoa, Amerika Serikat ini menegaskan, organisasi perempuan, termasuk yang berbasis keagamaan, memainkan peran penting dalam membangun legitimasi sosial, memperkuat advokasi, dan menjembatani aspirasi masyarakat dengan proses legislasi. Sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat sipil menciptakan ekosistem representasi yang memungkinkan kebijakan responsif gender tumbuh meskipun struktur politik lokal masih sarat norma patriarkal.

    Secara keseluruhan, imbuh sosok yang juga menjadi anggota F-Gerindra DPRD Provinsi Banten ini juga menekankan, lahirnya Perda PUG di Pandeglang dan Karawang merupakan hasil interaksi historis antara struktur dan agensi. Perubahan kebijakan gender tidak terjadi secara revolusioner, tetapi melalui proses bertahap yang konsisten, adaptif, dan kolaboratif.

    Representasi substantif perempuan di tingkat lokal terbukti dapat muncul meskipun representasi deskriptif belum mencapai ambang kritis, selama terdapat aktor perempuan strategis, dukungan kelembagaan, dan koalisi sosial yang kuat. Temuan ini memperkaya teori representasi dan feminist historical institutionalism, sekaligus memberikan pijakan praktis bagi penguatan kebijakan responsif gender di daerah.

    Di pengujung akhir, Promotor Prof. Dr.phil. Aditya Perdana, M.Si menyampaikan hasil penilaian Tim Penguji. Disebutkan, Encop Sopia dinyatakan berhak menyandang gelar Doktor dengan yudisium Sangat Memuaskan.

    “Encop Sopia merupakan peraih gelar Doktor Ilmu Politik ke 150 di FISIP UI, dan merupakan perempuan peraih gelar Doktor Ilmu Politik ke-42 FISIP UI,” ungkapnya.

    Usai Sidang itu, Encop mendapatkan ucapan selamat dan berfoto bersama dengan Promotor. Copromotor, Tim Penguji. dan para undangan secara bergantian.

    Anggota DPRD Banten Encop Sopia Gelar Doktor

    Related Posts

    NEWS

    Anggota DPRD Banten Encop Sopia Nilai Peran Media dalam Mengawal Proses Demokrasi 2024

    21 Maret, 2024
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Peran Kesultanan Banten dalam Sejarah Perdagangan di Asia Tenggara

    BANTENPEDIA 04 Oktober, 2024

    Pelestarian Tradisi Seni Tari Banten: Mempertahankan Warisan Budaya

    Mengungkap Keindahan dan Filosofi Masjid Agung Banten

    LBH Ansor Bantu Istri Korban Brutalnya Pengawal Habib Bahar

    Legenda Rakyat Kisah Pangeran Pande Gelang dan Putri Cadasari

    Recent Post

    Jangan Hanya Jadi Simbol, Adde Rosi Minta Makna Luhur Seba Baduy Tetap Hidup di Tengah Zaman

    27 April, 2026

    Kinerja Kemenhan Dinilai Amburadul, Unggahan di TikTok Mukhsin Nasir Banjir Komentar Tajam Warganet

    25 April, 2026

    Berjalan Kaki Puluhan Kilometer Serahkan Hasil Bumi, Arif Rahman Puji Kearifan Baduy

    24 April, 2026

    Wujudkan Kedaulatan Pangan, BULOG Lebak-Pandeglang Kelola Stok Beras dengan Standar Kualitas Tinggi

    24 April, 2026

    Status Anak Tak Lunakkan Hukum, Kuasa Hukum Tegaskan Sikap

    24 April, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.