Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    GP Ansor Banten Dukung Penegakan Hukum Polri, Adam Ma’rifat: Gas Terus!

    4 November 2026

    Karo Ekbang Puji PT ABM, Ismail: Kinerja Positif, Bisa Gandeng Perusahaan Besar PT. Daesang Food Indonesia

    4 November 2026

    Perketat Pengawasan dan Perbaikan Tata Kelola BUMD, Ismail: Kita Lakukan Monitoring dan Evaluasi

    4 November 2026

    Andra Soni Dorong Lahirnya Inventor Baru di Forum Bisnis Paten Indonesia 2026

    4 November 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Nelayan di Pandeglang Keluhkan Kenaikan BBM hingga Pendangkalan Alur Dermaga

    Nelayan di Pandeglang Keluhkan Kenaikan BBM hingga Pendangkalan Alur Dermaga

    Roy Goozly14 Juni 20263 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Penampakan para nelayan di wilayah Kabupaten Pandeglang saat sedang melaut mencari ikan I Dok. Istimewa
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) DPC Kabupaten Pandeglang menggelar kegiatan silaturahmi bersama para nelayan, Minggu (14/6/2026) di Pantai Teluk Batako, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.

    Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para nelayan untuk menyampaikan berbagai aspirasi, harapan, serta persoalan yang mereka hadapi dalam menjalankan aktivitas melaut.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua HNSI DPC Kabupaten Pandeglang, Dede Widarso, Pembina HNSI DPC Kabupaten Pandeglang, Catu Suarja, Sekretaris HNSI Ranting Kecamatan Labuan, Andar Kusnandar, Pengurus Ranting HNSI Kecamatan Labuan, Bambang MS, serta para anggota HNSI dari Ranting Labuan, Panimbang, Pagelaran, Sukaresmi, dan Sumur.

    Dalam suasana dialog yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, para nelayan menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai masih menjadi hambatan dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

    Salah satu isu yang paling banyak disoroti adalah dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terhadap aktivitas melaut. Kenaikan biaya operasional dinilai semakin membebani para nelayan yang menggantungkan hidupnya dari hasil tangkapan ikan.

    Ketua HNSI DPC Kabupaten Pandeglang, Dede Widarso, mengatakan bahwa kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena berpengaruh langsung terhadap keberlangsungan usaha para nelayan.

    “Kenaikan harga BBM berdampak langsung pada biaya operasional melaut. Aspirasi yang disampaikan para nelayan hari ini akan menjadi bahan masukan yang akan kami perjuangkan agar mendapat perhatian dari pemerintah,” ujar Dede Widarso.

    Selain persoalan BBM, para nelayan juga berharap adanya kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat pesisir, mulai dari kemudahan akses BBM bersubsidi, perlindungan melalui program asuransi nelayan, hingga program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan mereka.

    Pada kesempatan yang sama, Sekretaris HNSI Ranting Kecamatan Labuan, Andar Kusnandar, menyampaikan sejumlah persoalan infrastruktur dan fasilitas perikanan yang menjadi keluhan para nelayan di wilayah Labuan.

    Menurut Andar, salah satu masalah yang mendesak untuk segera ditangani adalah pendangkalan alur kapal menuju dermaga nelayan yang menghambat aktivitas keluar-masuk kapal, terutama saat air surut.

    Selain itu, ia juga menyoroti masih terbatasnya alokasi BBM bagi nelayan, keberadaan fasilitas Cold Storage bantuan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten yang disebut belum berfungsi sejak awal pembangunan, serta lokasi Docking atau tempat labuh kapal yang dinilai terlalu jauh sehingga kurang dimanfaatkan oleh para nelayan.

    “Persoalan-persoalan ini perlu mendapat perhatian serius karena sangat berkaitan dengan aktivitas dan produktivitas nelayan sehari-hari,” ungkap Andar.

    Sementara itu, salah seorang nelayan dari Ranting HNSI Kecamatan Labuan, Bang Otoy, berharap pemerintah dapat lebih memperhatikan kondisi nelayan yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, terutama meningkatnya biaya operasional melaut.

    Kegiatan silaturahmi tersebut merupakan bagian dari agenda HNSI DPC Kabupaten Pandeglang dalam mempererat hubungan antar anggota sekaligus menyerap aspirasi nelayan di sejumlah wilayah pesisir. Selain menjadi forum komunikasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat solidaritas dan semangat kebersamaan di kalangan nelayan.

    Melalui forum tersebut, HNSI berharap para nelayan di Kabupaten Pandeglang semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan serta terus berkontribusi menjaga stabilitas sosial dan memastikan ketersediaan pasokan ikan bagi masyarakat.

    Kegiatan ini menjadi bukti bahwa suara dan aspirasi nelayan tetap memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan, khususnya di wilayah pesisir Kabupaten Pandeglang.

    HNSI Kabupaten Pandeglang Keluhan Kenaikan BBM nelayan Pendangkalan Dermaga
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Gandeng Merries, Alfamart Sahabat Posyandu Sasar 2.800 Penerima Manfaat

    NEWS 2 November 2026

    PKC PMII Banten Gelar SESPIM, Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan

    GP Ansor Banten Dukung Penegakan Hukum Polri, Adam Ma’rifat: Gas Terus!

    GMPK Bersama Kepala Desa Tegal Maja Audiensi ke Pemerintah Kabupaten Serang, Dorong Pemanfaatan Eceng Gondok sebagai Pupuk Organik Ramah Lingkungan

    Kejati Bantah Isu Kadinkes dan Dirut RSUD Banten Tersangka, Jonathan: Itu Hoax, Tidak Benar….

    Recent Post

    Gub Andra Ingin Ciptakan Iklim Usaha Kondusif Tanpa Pungli

    4 November 2026

    Teken MoU, PT Daesang Food Indonesia Puji PT ABM, Faiqal: Kolaborasi ini Saling Melengkapi

    3 November 2026

    PT ABM Teken MoU dengan PT. Daesang Food Indonesia, Nilai Investasi Capai Miliaran

    3 November 2026

    17 Sertifikat Tanah Diklaim Hilang, Kuasa Hukum: BP Pernyataan Bertentangan Fakta

    2 November 2026

    Kejati Bidik Dugaan Korupsi PKBM di Pandeglang hingga Tangerang, Potensi Kerugian Capai Miliaran

    2 November 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.