Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    BKSAP Fokus Buka Akses Selat Hormuz demi Kelancaran Logistik Indonesia

    10 April, 2026

    Ancaman Ketahanan Pangan! Pekerja Penggilingan Minta Tolong ke Komisi IV

    09 April, 2026

    Optimisme Lawan Teror: Projo Ingatkan Pengalaman Bangsa Saat Pandemi

    08 April, 2026

    PKBM Daguina Gelar UPK Paket C, Bukti Pendidikan Nonformal Kian Berkualitas

    08 April, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Usai MK Batalkan Pilkada, FAM Serang Raya Desak Seluruh Komisioner KPU dan Bawaslu Mundur

    Usai MK Batalkan Pilkada, FAM Serang Raya Desak Seluruh Komisioner KPU dan Bawaslu Mundur

    Rizki Mubarok23 Maret, 20253 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Front Aksi Mahasiswa (FAM) Serang Raya mendesak seluruh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Serang untuk mundur. Aksi ini digelar di depan Gedung Bawaslu, Jl. Jend. Sudirman No.14, Sumurpecung, Kec. Serang, Kota Serang, Banten pada Jumat, 21 Maret 2025.

    Desakan ini menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 70/PHPU.BUP-XXIII/2025 yang membatalkan hasil Pilkada Kabupaten Serang dan memerintahkan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Putusan MK tersebut didasarkan pada dugaan intervensi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Yandri Susanto, dalam memenangkan istrinya yang merupakan salah satu calon bupati.

    Dalam hal ini, Presidium FAM Serang Raya, Wildan, mempertanyakan kinerja KPU dan Bawaslu dalam mengawal Pilkada Kabupaten Serang. Ia menilai gagalnya pengawasan Pilkada menunjukkan ketidakbecusan kedua badan tersebut dalam menjalankan tugasnya.

    “Malfungsi kedua lembaga ini berimplikasi pada kerugian nyata dan menghasilkan skema yang terkesan terstruktur dan tersistematis untuk memenangkan salah satu calon,” tegas Wildan.

    Lebih lanjut, Teuku Alif Maulana, sebagai Ketua Umum FAM UNPAM Serang juga mendesak netralitas dan profesionalisme penyelenggara Pemilu untuk menjaga integritas demokrasi, ia meminta pertanggungjawaban dan pengadilan yang adil bagi komisioner KPU dan Bawaslu Kabupaten Serang beserta perangkatnya atas kegagalan pengawasan Pilkada.

    “Yang paling krusial adalah netralitas dan profesionalisme penyelenggara pemilu untuk menjaga integritas demokrasi. Semua pihak terkait harus bekerja sama memastikan PSU berjalan jujur, adil, dan transparan, demi terciptanya pemerintahan yang legitimate dan dipercaya masyarakat. Tetapi dibalik itu semua komisioner kpu dan bawaslu kabupaten serang beserta perangkatnya ppk, pamwascam, pps, pkd, dan kpps harus bertanggung jawab dan wajib diadili se adil-adilnya,” pungkas Alif.

    Hal senada juga disampaikan Koordinator Lapangan FAM Serang Raya, Lutpi Setiawan. Ia menambahkan bahwa kegagalan Pilkada 2024 mencacati nilai-nilai demokrasi di Indonesia.

    “Kegagalan Pilkada Serang 2024 mencoreng demokrasi Indonesia. Kami menuntut pertanggungjawaban dan reformasi sistem pemilu,” tegas Lutpi.

    Dalam aksi tersebut, para aktivis FAM juga menyanyikan yel-yel yang berisi kritik terhadap penyelenggara Pilkada. Yel-yel tersebut mengecam putusan MK yang memerintahkan PSU tanpa adanya persiapan anggaran dan rekrutmen ulang petugas, sehingga prosesnya dirasa sia-sia dan penyelenggaranya dinilai cacat. Dalam liriknya dengan jelas merepresentasikan ketidakpuasan terhadap proses Pilkada yang dianggap bermasalah dan tidak siap untuk diulang. Yel-yel tersebut antara lain:

    Tong potong roti roti campur mentega psu ngulang lagi tapi ga ada uang nya, tong potong roti roti campur mentega psu ngulang lagi atas putusan mk, tong potong roti roti campur mentega psu ngulang lagi pelenggaranya cacat semua.

    Ampar ampar pisang pisang nya blm matang psu ngulang lagi tp blm ada rekrutmen ulang. Yang di nyanyikan oleh Fronterz Jack of candy.

    FAM Serang Raya juga menyinggung dugaan penyelewengan kekuasaan dan peran oligarki dalam Pilkada, serta mempertanyakan kinerja Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Banyak laporan kecurangan di berbagai TPS yang diabaikan.

    Berdasarkan hal tersebut, FAM Serang Raya menuntut:

    1. Pencopotan Komisioner KPU dan Bawaslu beserta perangkatnya, termasuk PPK, Panwascam, PPS, PKD, dan KPPS.

    2. Evaluasi perangkat desa yang terindikasi terlibat dalam memenangkan salah satu calon.

    3. Reshuffle KPU dan Bawaslu Kabupaten Serang serta tindakan tegas terhadap kepala desa yang terlibat politik praktis.

    4. KPU, DKPP, dan Bawaslu bersikap jujur dan adil dalam Pemilihan Ulang yang dijadwalkan pada 19 April 2025.

    5. Rekrutmen ulang Panwas, PPK, dan PPS.

    FAM Serang Raya mengancam akan menggelar aksi demonstrasi yang lebih besar jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi dan ketua Bawaslu dan KPU tidak segera mundur.***

    Bawaslu Banten FAM Pilkada

    Related Posts

    NEWS

    Bawaslu Banten Minta Masukan Publik dalam Penguatan Lembaga Pengawas Pemilu

    02 September, 2025
    NEWS

    FAM UNPAM Serang, Moonraker Serang Barat, dan Supporter Kota Serang: Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

    24 Maret, 2025
    NEWS

    MK Batalkan Hasil Pilkada Kabupaten Serang, NPK-Indonesia: Presiden harus Copot Mentri Desa dan Kapolres Serang

    24 Februari, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Kritik Anggaran Belanja Buah Durian hingga Kue Ulang Tahun di Biro Umum Banten Habiskan Puluhan Juta, Mahasiswa: Hamburkan APBD

    NEWS 07 April, 2026

    Pengeroyokan Petugas Keamanan di Movenpick Carita, Satu Pelaku Diduga Anak Lurah Umbul Tanjung

    PKBM Daguina Gelar UPK Paket C, Bukti Pendidikan Nonformal Kian Berkualitas

    Kisah Konflik Internal Kesultanan Banten dan Campur Tangan Belanda

    Menguak Sejarah Panjang dan Ritual Keagamaan di Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    Recent Post

    Kritik Anggaran Belanja Buah Durian hingga Kue Ulang Tahun di Biro Umum Banten Habiskan Puluhan Juta, Mahasiswa: Hamburkan APBD

    07 April, 2026

    Bawa Visi Baru, Pramuka Banten Akan Olah Sampah Jadi Pupuk

    07 April, 2026

    Ketua DPRD: Musrenbang 2027 Jadi Kunci Wujudkan Kota Serang Lebih Maju

    06 April, 2026

    DPRD Serang Siap Kawal Iklim Usaha Kondusif untuk Investor

    02 April, 2026

    DPD GMPK Banten Apresiasi Kebijakan Pemerintah: Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Ketidakpastian Global

    01 April, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.