Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Penilaian Hukum Harus Berdasarkan Bukti, Bukan Spekulasi: Aktivis Tentang Isu Menteri PU

    10 Juli 2026

    Komunitas ASN Berdaya Gelar Grand Final Lomba Pidato Anak, Cetak Generasi Emas Berani Tampil di Panggung Dunia

    10 Juli 2026

    Diundang Dialog, Parpol Kabupaten Serang Mangkir; FMSR Soroti Transparansi Dana Banparpol

    10 Juli 2026

    Ketua Umum PW PII Banten Dukung Riyan Hidayat Pimpin BM PAN

    10 Juli 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Lakukan Framing Jahat Tentang Kiai dan Pesantren Trans7 Tak Layak Siar

    Lakukan Framing Jahat Tentang Kiai dan Pesantren Trans7 Tak Layak Siar

    Imam Tantowi14 Oktober 20252 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM — Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Banten mengecam keras tayangan program Xpose Uncensored Trans7 yang ditayangkan pada 13 Oktober 2025. Tayangan tersebut dinilai melakukan framing keji terhadap pesantren, kiai, dan santri, khususnya terkait Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.

    Ketua PW GP Ansor Banten, TB Adam Ma’rifat, menyebut tindakan Trans7 sebagai bentuk penghinaan terbuka terhadap dunia pesantren. Ia menilai tayangan itu tidak hanya jahat secara narasi, tetapi juga sangat melukai hati para santri, alumni, dan masyarakat pesantren di seluruh Indonesia.

    “Trans7 sangat jahat. Mereka melakukan framing keji terhadap pesantren, kiai, dan santri. Insan media seperti ini menjijikkan. Tayangan itu luar biasa melukai kami para santri dan alumni,” tegas TB Adam Ma’rifat, Selasa (14/10/2025).

    Adam menilai, Trans7 telah berbicara tentang dunia pesantren tanpa memahami sedikit pun realitasnya. Ia menyebut tayangan tersebut hanya bermodal kamera, bahkan kemungkinan besar tanpa riset dan liputan mendalam.

    “Mereka tidak tahu apa-apa tentang pesantren. Hanya modal lensa kamera, atau bahkan mungkin tidak ada liputan sama sekali. Narasinya dibangun untuk menghina, bukan untuk memberi informasi,” ujarnya.

    Lebih lanjut, TB Adam menyatakan tidak ada ruang maaf untuk tindakan Trans7. Ia menilai, media tersebut sebaiknya fokus mengurusi perusahaannya sendiri, termasuk bagaimana memperlakukan karyawannya, daripada mengobok-obok kehormatan pesantren.

    “Tidak ada maaf untuk mereka. Urus saja perusahaan kalian. Seolah-olah sudah benar mengurus pegawai, sekarang malah lancang menghina pesantren,” katanya geram.

    PW GP Ansor Banten mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Dewan Pers untuk segera turun tangan. Mereka meminta izin siar Trans7 dicabut dan semua pihak yang terlibat dalam produksi tayangan tersebut dibuka ke publik serta dimintai pertanggungjawaban.

    “Cabut izin pemberitaan Trans7! Bongkar siapa saja orang-orang yang terlibat dalam tayangan ini. Mereka harus bertanggung jawab di depan hukum dan publik,” tegas Adam.

    PW GP Ansor Banten menegaskan akan mengawal persoalan ini hingga tuntas, baik melalui jalur etik maupun hukum. Bagi mereka, penghinaan terhadap kiai dan pesantren sama saja dengan penghinaan terhadap peradaban bangsa.

    Ansor kyai penghinaan Pesantren Trans7
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Usia 83 Tahun, H. Sanusi Dituduh Menggelapkan Hanya Karena Jaga Masjid Wakaf

    NEWS 30 Juni 2026

    Diduga Terjadi Tindakan Premanisme di Lingkungan Kampus UNIBA, Mahasiswa Tempuh Jalur Hukum

    Komunitas ASN Berdaya Gelar Grand Final Lomba Pidato Anak, Cetak Generasi Emas Berani Tampil di Panggung Dunia

    Budaya Kota Serang Bersinar di Kancah Nasional, Raih Juara III Pentas Seni APEKSI

    Menguak Sejarah Panjang dan Ritual Keagamaan di Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    Recent Post

    Aksi HAMI di Kejati Jatim Tolak Intervensi Hukum dan Minta Revitalisasi Kejaksaan

    10 Juli 2026

    Matahukum Soroti Isu Pergantian Jampidsus: Dr Kuntadi Eks Dirdik Diduga Lanjutkan Skema Tugas dengan Febrie

    9 Juli 2026

    Reformasi 1998: Tegaskan Negara Hukum Bukan Negara Kekuasaan

    9 Juli 2026

    Desa Sindangmandi Ditunjuk Wakili Serang di Lomba Posyandu 6 SPM Tingkat Provinsi Banten

    9 Juli 2026

    Warga Kampung Nifasi Minta Dialog, Bukan Penghentian Aktivitas Ekonomi

    8 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.