Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Bappeda Kota Serang Bakal Gelar Dialog Forum Konsultasi Publik Secara Daring

    19 Januari, 2026

    Kemenbud RI Akui Kesenian Terbang Gede Kota Serang sebagai Warisan Budaya Tak Benda

    19 Januari, 2026

    Matahukum Minta Jaksa Agung Panggil Staf Menkeu Terkait Dugaan Korupsi

    19 Januari, 2026

    Sekwil PWNU Banten Tegaskan Pentingnya Kemandirian dan Soliditas NU di Rapat Pleno PCNU Kota Serang

    16 Januari, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Emas Perhiasan Jadi Pemicu Utama Inflasi Kota Serang Jelang Akhir Tahun
    NEWS

    Emas Perhiasan Jadi Pemicu Utama Inflasi Kota Serang Jelang Akhir Tahun

    By Roy Goozly13 Desember, 20252 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Emas perhiasan tercatat sebagai komoditas terbesar pemicu inflasi Kota Serang pada November 2025.

    ‎Lonjakan harga emas menjadi faktor utama yang mendorong naiknya inflasi di Kota Serang.

    ‎Hal itu terungkap dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Triwulan IV bersama Forkopimda Kota Serang di Hotel Horison TC UPI, pada Kamis (11/12/2025).

    ‎Rapat tersebut mengangkat tema optimalisasi strategi pengendalian inflasi menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

    ‎Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, menyampaikan inflasi Kota Serang per November 2025 masih berada dalam kategori terjaga, meskipun didorong oleh kenaikan harga emas perhiasan.

    ‎”Alhamdulillah Kota Serang masih terjaga inflasinya di angka 2,76 persen, karena angka normalnya adalah 2,5 persen plus 1, kalau sudah 3,5 persen lebih sudah mulai warning kita,” ujarnya, Jumat, 12 Desember 2025.

    ‎Nanang menjelaskan emas perhiasan menjadi salah satu pemicu utama kenaikan inflasi.

    ‎Komoditas ini mencatat inflasi sebesar 52,62 persen year on year (YoY) dengan andil 1,01 persen terhadap inflasi Kota Serang.

    ‎”Ini salah satu kriteria pemicunya. Bisa jadi mungkin banyak masyarakat yang membeli emas, membuktikan bahwa warga masyarakat kita mampu untuk membeli emas,” kata Nanang.

    ‎Selain emas, inflasi di Kota Serang juga dipengaruhi oleh komoditas pangan seperti cabai merah, bawang merah, cabai rawit, telur ayam ras, daging ayam, serta komoditas rokok seperti sigaret putih mesin (SPM) dan sigaret kretek mesin (SKM).

    ‎”Dipicu juga harga cabai merah, biasalah cabai merah, bawang merah dan cabai rawit. Biasalah, dan kita sudah antisipasi tadi, sekaligus juga dengan persiapan Natal dan Tahun Baru 2026,” jelasnya.

    ‎Untuk menjaga stabilitas harga, Pemkot Serang telah berkoordinasi dengan berbagai instansi lintas sektoral baik tingkat kota maupun provinsi.

    ‎”Tadi saya minta dari Bulog, dari Bapanas, dan dari Biro Perekonomian Provinsi Banten, karena nanti antar kabupaten kota juga saling beririsan,” ucap Nanang.

    ‎Ia menambahkan pasokan kebutuhan pokok di Banten dipastikan aman.

    ‎”Tadi mereka menyampaikan ketersediaan bahan pokok pangan untuk tiga bulan ke depan sangat-sangat cukup untuk di wilayah Banten,” tutupnya.

    Banten emas inflasi melonjak Nataru
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Sekwil PWNU Banten Tegaskan Pentingnya Kemandirian dan Soliditas NU di Rapat Pleno PCNU Kota Serang

    NEWS 16 Januari, 2026

    Mahasiswa Teknik Lingkungan Unbaja Kritik AMPAL Banten: Ngaku Aktivis Lingkungan Tapi Galian Ilegal Tak Dibahas

    Bappeda Kota Serang Bakal Gelar Dialog Forum Konsultasi Publik Secara Daring

    Kemenbud RI Akui Kesenian Terbang Gede Kota Serang sebagai Warisan Budaya Tak Benda

    Diduga Kuat Akibat Malpraktik di RS Hermina Serpong, Lansia Meninggal Dunia dengan Kerusakan pada Kedua Tangan

    Recent Post

    Situs Banten Girang Bakal Dijadikan Kawasan Wisata Sejarah, Demi Dongkrak Kunjungan Wisatawan

    16 Januari, 2026

    Mahasiswa Teknik Lingkungan Unbaja Kritik AMPAL Banten: Ngaku Aktivis Lingkungan Tapi Galian Ilegal Tak Dibahas

    16 Januari, 2026

    Pemkot Serang Klarifikasi Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas Walikota, Diduga Sedot Anggaran Miliaran Rupiah

    15 Januari, 2026

    ‎Pemkot Serang Terima Dua Aset, Kantor Disdukcapil dan Gedung Workshop DPUPR Kabupaten Serang

    15 Januari, 2026

    Abah Jempol di Kota Serang Tipu Korban Rp1 Miliar, Janjikan Lolos Seleksi Taruna Akpol

    15 Januari, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.