Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Bappeda Kota Serang Bakal Gelar Dialog Forum Konsultasi Publik Secara Daring

    19 Januari, 2026

    Kemenbud RI Akui Kesenian Terbang Gede Kota Serang sebagai Warisan Budaya Tak Benda

    19 Januari, 2026

    Matahukum Minta Jaksa Agung Panggil Staf Menkeu Terkait Dugaan Korupsi

    19 Januari, 2026

    Sekwil PWNU Banten Tegaskan Pentingnya Kemandirian dan Soliditas NU di Rapat Pleno PCNU Kota Serang

    16 Januari, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»BANTENPEDIA»Mengungkap Kejayaan Kesultanan Banten dan Pengaruhnya di Asia Tenggara
    BANTENPEDIA

    Mengungkap Kejayaan Kesultanan Banten dan Pengaruhnya di Asia Tenggara

    By Sae18 Januari, 20253 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Kamu pernah nggak sih dengar tentang Kesultanan Banten? Kalau iya, mungkin yang terlintas di pikiran kamu cuma soal tempat wisata atau kuliner khas seperti empal gentong atau sate bandeng.

    Tapi, tau nggak kalau Kesultanan Banten dulu pernah berjaya banget, sampai-sampai pengaruhnya terasa di kawasan Asia Tenggara?

    Yap, Kesultanan Banten bukan cuma tentang benteng-benteng tua atau Masjid Agung yang megah, tapi juga cerita tentang kekuatan maritim, perdagangan internasional, dan jaringan politik yang bikin Banten jadi pusat perhatian dunia.

    Zaman dulu, Asia Tenggara adalah area yang sibuk banget. Pedagang dari Cina, India, Timur Tengah, hingga Eropa berlalu-lalang di jalur-jalur pelayaran.

    Nah, Banten hadir sebagai salah satu pelabuhan strategis di ujung barat Pulau Jawa yang bikin para pedagang asing rela mampir buat singgah.

    Tapi, Banten nggak cuma “numpang lewat” dalam sejarah, mereka justru jadi pemain utama yang bikin peta ekonomi dan politik kawasan ini terus berubah.

    Kejayaan Kesultanan Banten: Dari Pelabuhan Hingga Kerajaan

    Kesultanan Banten mulai bersinar di abad ke-16, tepatnya setelah berhasil melepaskan diri dari kerajaan Sunda Pajajaran dan mendirikan kekuasaan Islam di wilayah barat Pulau Jawa.

    Sultan Maulana Hasanuddin adalah sosok di balik kemunculan Banten sebagai salah satu kesultanan besar. Di bawah kepemimpinannya, Banten tumbuh jadi kota pelabuhan internasional.

    Bayangin aja, pelabuhan Banten jadi semacam “meeting point” untuk pedagang dari berbagai negara. Bukan cuma karena lokasinya strategis, tapi juga karena Banten terkenal dengan lada berkualitas tinggi.

    Lada ini jadi komoditas emas yang bikin para pedagang Eropa seperti Portugis dan Belanda berlomba-lomba buat menguasai perdagangan di sini.

    Kesultanan Banten juga pintar banget soal diplomasi. Mereka menjalin hubungan baik dengan berbagai kekuatan di Asia Tenggara, seperti Kesultanan Aceh dan Johor, sekaligus menghadapi ancaman kolonial Eropa.

    Strategi politiknya nggak main-main, karena Sultan-sultan Banten paham betul gimana caranya memanfaatkan jaringan perdagangan untuk memperkuat posisi mereka.

    Pengaruh Banten di Asia Tenggara

    Kesultanan Banten bukan cuma soal ekonomi dan perdagangan, tapi juga budaya dan agama. Sebagai kesultanan Islam, Banten punya peran besar dalam penyebaran agama Islam di wilayah Asia Tenggara.

    Sultan Maulana Hasanuddin dan penerusnya aktif mendukung pengajaran agama Islam, mendirikan masjid, dan mengembangkan pendidikan keagamaan. Masjid Agung Banten, yang sampai sekarang masih berdiri megah, adalah salah satu buktinya.

    Selain itu, Banten punya pengaruh budaya yang nggak bisa diremehkan. Tradisi seni seperti debus dan tari-tarian khas Banten menunjukkan betapa kuatnya identitas budaya mereka.

    Bahkan, gaya arsitektur Banten juga punya sentuhan unik yang memadukan unsur lokal dan Islam.

    Sayangnya, kejayaan Kesultanan Banten mulai meredup di abad ke-18 akibat tekanan kolonial Belanda.

    Namun, jejak kejayaan mereka masih bisa kita lihat sampai sekarang, baik dalam bentuk bangunan, tradisi, maupun cerita-cerita sejarah yang diwariskan turun-temurun.

    Warisan yang Masih Hidup

    Meskipun Kesultanan Banten udah nggak ada, warisannya tetap hidup di hati masyarakat. Banyak tradisi dan situs sejarah yang jadi saksi bisu betapa hebatnya kesultanan ini di masa lalu.

    Misalnya, Keraton Kaibon dan Keraton Surosowan yang meskipun sudah tinggal puing-puing, tetap menyimpan aura kemegahan.

    Jadi, kalau kamu main ke Banten, jangan cuma cari wisata modern. Luangkan waktu buat eksplorasi jejak sejarah Kesultanan Banten yang ternyata punya pengaruh besar, nggak cuma di Indonesia, tapi juga di Asia Tenggara.

    Mengenal kejayaan Kesultanan Banten, dari pusat perdagangan internasional hingga pengaruhnya di Asia Tenggara, yang masih terasa hingga kini.***

    Banten Kesultanan Banten Sultan Maulana Hasanuddin
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Bappeda Kota Serang Bakal Gelar Dialog Forum Konsultasi Publik Secara Daring

    NEWS 19 Januari, 2026

    Sekwil PWNU Banten Tegaskan Pentingnya Kemandirian dan Soliditas NU di Rapat Pleno PCNU Kota Serang

    Mahasiswa Teknik Lingkungan Unbaja Kritik AMPAL Banten: Ngaku Aktivis Lingkungan Tapi Galian Ilegal Tak Dibahas

    Kemenbud RI Akui Kesenian Terbang Gede Kota Serang sebagai Warisan Budaya Tak Benda

    Diduga Kuat Akibat Malpraktik di RS Hermina Serpong, Lansia Meninggal Dunia dengan Kerusakan pada Kedua Tangan

    Recent Post

    Situs Banten Girang Bakal Dijadikan Kawasan Wisata Sejarah, Demi Dongkrak Kunjungan Wisatawan

    16 Januari, 2026

    Mahasiswa Teknik Lingkungan Unbaja Kritik AMPAL Banten: Ngaku Aktivis Lingkungan Tapi Galian Ilegal Tak Dibahas

    16 Januari, 2026

    Pemkot Serang Klarifikasi Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas Walikota, Diduga Sedot Anggaran Miliaran Rupiah

    15 Januari, 2026

    ‎Pemkot Serang Terima Dua Aset, Kantor Disdukcapil dan Gedung Workshop DPUPR Kabupaten Serang

    15 Januari, 2026

    Abah Jempol di Kota Serang Tipu Korban Rp1 Miliar, Janjikan Lolos Seleksi Taruna Akpol

    15 Januari, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.