BANTENCORNER.COM- Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 36 dari Universitas Bina Bangsa terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung potensi lokal melalui pengembangan usaha emping melinjo di Desa Ketasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang pada Selasa, 15 Juli 2025.
Emping melinjo merupakan salah satu produk olahan khas dari Desa Ketasana yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan telah menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat. Melihat potensi tersebut, tim KKM 36 berinisiatif membantu warga dalam meningkatkan kualitas produksi dan memperluas jangkauan pemasaran produk.
Ketua tim KKM 36, Raissa Adelio, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung ekonomi masyarakat, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan perempuan desa yang mayoritas menjadi pelaku industri rumahan emping.
“Kami fokus pada pelatihan pengemasan modern, pembuatan label, serta pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace,” pungkasnya.
Selain pelatihan, KKM 36 juga melakukan pendampingan langsung kepada para pengrajin, mulai dari proses pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga teknik pengeringan yang higienis. Harapannya, emping melinjo dari Desa Ketasana dapat bersaing di pasar yang lebih luas, baik regional maupun nasional.
Kepala Desa Ketasana, Bapak Uhadi, SH., mengapresiasi langkah KKM 36 yang dinilainya sangat bermanfaat.
“Ini bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam pembangunan desa. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut di masa mendatang,” ujarnya.
Dengan semangat kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat, Desa Ketasana selangkah lebih maju dalam membangun ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.***







