BANTENCORNER.COM – menunjukkan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat dengan melaksanakan kegiatan mengajar di dua sekolah dasar, yakni SDN Cerukcuk 01 dan SDN Cikeli pada Senin, 14 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja unggulan yang bertujuan untuk membantu proses pembelajaran siswa-siswi sekolah dasar di wilayah pedesaan.
Dengan semangat mengabdi dan membawa misi pendidikan, para mahasiswa diterima dengan antusias oleh para guru dan siswa. Mereka membawakan materi pelajaran dasar seperti Matematika, Bahasa Indonesia, serta permainan edukatif yang mampu meningkatkan semangat dan minat belajar anak-anak.
“Kami sangat senang dan terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa KKM 91. Kehadiran mereka menambah warna dalam proses belajar mengajar di sekolah ini,” ungkap Teguh Firman Santoso, Kepala Sekolah SDN Cikeli.
Sejalan dengan itu, Kepala Sekolah SDN Cikeli, Teguh Firman Santoso, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kontribusi positif mahasiswa KKM 91 dalam meningkatkan semangat belajar siswa melalui metode mengajar yang menyenangkan dan interaktif.
“Kehadiran mahasiswa KKM 91 sungguh memberikan dampak positif bagi SDN Cikeli. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif,” ujar Teguh Firman Santoso, Kepala Sekolah SDN Cikeli.
Kegiatan mengajar ini tidak hanya sekadar memberikan pelajaran, tetapi juga membangun kedekatan emosional antara mahasiswa dan siswa. Suasana belajar dibuat menyenangkan dan interaktif, sehingga siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Si sisi lain, Koordinator Kelompok KKM 91 mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pendidikan di daerah.
“Kami ingin menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan bagi adik-adik di sini, serta turut berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung lancar sejak pagi hingga siang hari, ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian alat tulis sebagai kenang-kenangan bagi siswa.
Kegiatan mengajar ini menjadi momentum berharga, tidak hanya bagi siswa-siswi yang menerima ilmu baru, tetapi juga bagi mahasiswa yang belajar langsung tentang pentingnya peran pendidikan dalam pembangunan masyarakat.***







