Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Fuso Berkah Ramadan 2026: Siaga 24 Jam dan Berbagi Kebahagiaan untuk Pengemudi Truk

    05 Maret, 2026

    Danrem 064 Maulana Yusuf: Karya Bakti di Lebak Turunkan Angka Kemiskinan

    05 Maret, 2026

    Modus WO Janji Pelunasan Khusus, Oknum Matel ACC BSD Malah Lakukan Penganiayaan dan Intimidasi

    04 Maret, 2026

    Kisah Septi : Dari Kelangitan di Kamboja di Kamboja Hingga Kebaikan Datang dari Demokrat Jabar

    04 Maret, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Mahasiswa KKM UNIBA Gelar Sosialisasi dan Demonstrasi Pembuatan Lilin Aroma Terapi di Desa Lempuyang
    KAMPUS

    Mahasiswa KKM UNIBA Gelar Sosialisasi dan Demonstrasi Pembuatan Lilin Aroma Terapi di Desa Lempuyang

    By Rizki Mubarok31 Agustus, 20252 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Banten (UNIBA) Kelompok 93 yang tengah melaksanakan pengabdian di Desa Lempuyang, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten mengadakan kegiatan sosialisasi sekaligus praktik pembuatan lilin aroma terapi dengan memanfaatkan minyak jelantah. Program ini digagas untuk memberikan wawasan baru kepada masyarakat mengenai cara mengolah limbah rumah tangga agar tidak mencemari lingkungan dan bahkan bisa bernilai ekonomi.

    Kegiatan yang berlangsung di salah satu rumah warga RT 7 Desa Lempuyang pada tanggal 18 Agustus 2025 ini, bertujuan untuk memberikan solusi kreatif dalam pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus meningkatkan nilai ekonomisnya. Inisiatif ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

    Mahasiswa menjelaskan bahwa minyak jelantah yang sering kali dibuang setelah digunakan berulang-ulang ternyata masih bisa dimanfaatkan kembali. Selama ini, pembuangan minyak bekas tanpa pengelolaan kerap menjadi penyebab pencemaran. Melalui inovasi sederhana, minyak tersebut bisa diolah menjadi lilin aroma terapi yang tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga bermanfaat sebagai aroma terapi dan pengharum ruangan.

    “Minyak jelantah yang sering dibuang itu sebenarnya bisa diolah lagi menjadi barang yang berguna. Selain mengurangi pencemaran lingkungan, lilin aroma terapi ini juga bisa jadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat,” ujar salah satu anggota KKM Kelompok 93.

    Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan lilin. Mahasiswa memperlihatkan tahap demi tahap proses pengolahan, mulai dari penyaringan minyak, pencampuran bahan tambahan, hingga mencetak lilin ke dalam wadah. Warga yang hadir pun terlihat antusias, beberapa di antaranya ikut mencoba langsung, sehingga suasana menjadi lebih hidup dan interaktif. Peralatan yang dipakai pun cukup sederhana, sehingga bisa dipraktikkan kembali di rumah.

    Salah seorang warga yang hadir menyatakan sangat tertarik dengan kegiatan ini.

    “Saya tertarik banget sama cara pembuatan lilin aroma terapi. Ternyata minyak jelantah bisa diolah menjadi barang yang bermanfaat dan punya nilai ekonomis,” ujarnya.

    Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap keterampilan tersebut dapat diterapkan oleh masyarakat Desa Lempuyang. Selain membantu mengurangi limbah yang berpotensi mencemari lingkungan, keterampilan ini juga dapat membuka peluang usaha kecil di bidang kerajinan rumah tangga.

    “Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Desa Lempuyang. Selain bisa mengurangi limbah, keterampilan ini juga bisa menjadi peluang usaha baru,” kata koordinator KKM Kelompok 93.

    Kerja sama antara mahasiswa KKM dan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa sinergi keduanya mampu menghasilkan kegiatan yang bermanfaat sekaligus mempererat hubungan sosial. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan limbah dan pemanfaatan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan.***

    KKM UNIBA
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Kehidupan di Banten pada Masa Kolonial: Sebuah Tinjauan Sosial

    ARTIKEL 21 Januari, 2025

    Sultan Ageng Tirtayasa: Pemimpin Legendaris yang Berjuang Melawan Belanda

    Nyimas Gamparan, Pendekar Perempuan Gerilyawan Perang Cikande Melawan Kolonial

    Peran Banten dalam Penyebaran Islam di Jawa dan Sumatera

    Tradisi Unik Pernikahan Adat Banten yang Sarat Makna

    Recent Post

    LPPL RSTG Diduga Jadi Sapi Perah Pribadi, Gagak Akan Demo di Kejagung

    04 Maret, 2026

    Politisi PDIP Ingatkan LPDP Bukan untuk Pansos, Ini Uang Rakyat!

    27 Februari, 2026

    LMND Serang Raya Soroti Kemiskinan dan Tata Kelola, Satu Tahun Pemerintah Budi Agis Dievaluasi

    24 Februari, 2026

    Ramadan Tanpa Khawatir Harga Mahal, Bulog Lebak-Pandeglang Siapkan Pasokan Melimpah dan Pasar Murah

    24 Februari, 2026

    Mantan Direktur PT ARA Jadi DPO RI-Cina, Diduga Gelapkan Ratusan Miliar

    24 Februari, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.