Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Pemprov Banten Raih Opini WTP ke 10 Secara Berturut-Turut

    25 Mei 2026

    Kasus Pasien BPJS Tipes Diduga Ditolak, RSUD Labuan Akui Hasil Lab Berbeda

    24 Mei 2026

    Nakes RSUD Labuan Geruduk Rumah Orangtua Pasien BPJS yang Ditolak Rawat Inap, Keluarga Pasien Bingung

    24 Mei 2026

    RSUD Labuan Tolak Rawat Peserta BPJS PPU Penderita Tipes, Padahal Kondisinya Kritis

    24 Mei 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Lakukan Framing Jahat Tentang Kiai dan Pesantren Trans7 Tak Layak Siar

    Lakukan Framing Jahat Tentang Kiai dan Pesantren Trans7 Tak Layak Siar

    Imam Tantowi14 Oktober 20252 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM — Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Banten mengecam keras tayangan program Xpose Uncensored Trans7 yang ditayangkan pada 13 Oktober 2025. Tayangan tersebut dinilai melakukan framing keji terhadap pesantren, kiai, dan santri, khususnya terkait Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.

    Ketua PW GP Ansor Banten, TB Adam Ma’rifat, menyebut tindakan Trans7 sebagai bentuk penghinaan terbuka terhadap dunia pesantren. Ia menilai tayangan itu tidak hanya jahat secara narasi, tetapi juga sangat melukai hati para santri, alumni, dan masyarakat pesantren di seluruh Indonesia.

    “Trans7 sangat jahat. Mereka melakukan framing keji terhadap pesantren, kiai, dan santri. Insan media seperti ini menjijikkan. Tayangan itu luar biasa melukai kami para santri dan alumni,” tegas TB Adam Ma’rifat, Selasa (14/10/2025).

    Adam menilai, Trans7 telah berbicara tentang dunia pesantren tanpa memahami sedikit pun realitasnya. Ia menyebut tayangan tersebut hanya bermodal kamera, bahkan kemungkinan besar tanpa riset dan liputan mendalam.

    “Mereka tidak tahu apa-apa tentang pesantren. Hanya modal lensa kamera, atau bahkan mungkin tidak ada liputan sama sekali. Narasinya dibangun untuk menghina, bukan untuk memberi informasi,” ujarnya.

    Lebih lanjut, TB Adam menyatakan tidak ada ruang maaf untuk tindakan Trans7. Ia menilai, media tersebut sebaiknya fokus mengurusi perusahaannya sendiri, termasuk bagaimana memperlakukan karyawannya, daripada mengobok-obok kehormatan pesantren.

    “Tidak ada maaf untuk mereka. Urus saja perusahaan kalian. Seolah-olah sudah benar mengurus pegawai, sekarang malah lancang menghina pesantren,” katanya geram.

    PW GP Ansor Banten mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Dewan Pers untuk segera turun tangan. Mereka meminta izin siar Trans7 dicabut dan semua pihak yang terlibat dalam produksi tayangan tersebut dibuka ke publik serta dimintai pertanggungjawaban.

    “Cabut izin pemberitaan Trans7! Bongkar siapa saja orang-orang yang terlibat dalam tayangan ini. Mereka harus bertanggung jawab di depan hukum dan publik,” tegas Adam.

    PW GP Ansor Banten menegaskan akan mengawal persoalan ini hingga tuntas, baik melalui jalur etik maupun hukum. Bagi mereka, penghinaan terhadap kiai dan pesantren sama saja dengan penghinaan terhadap peradaban bangsa.

    Ansor kyai penghinaan Pesantren Trans7

    Related Posts

    NEWS

    Ramadhan Pride II 2026 Jadi Momentum Kebersamaan dan Konsolidasi Kader Ansor Banten

    14 Maret 2026
    NEWS

    Ansor Banten Luncurkan Posko Mudik 2026, Siap Layani Pemudik di Wilayah Banten

    14 Maret 2026
    NEWS

    Konferancab III GP Ansor Cisauk: Ahmad Munajat Terpilih, Siap Perkuat Kader dan Kawal NU–NKRI

    15 Februari 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Proses Verifikasi Pemira UNIBA Tuai Polemik, KPUM Diduga Tidak Netral

    KAMPUS 18 Mei 2026

    Mahasiswa Pendidikan IPS Uniba Gelar Penyuluhan Kearifan Lokal di MA Raudatul Muta’allamin Baros

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    LBH Ansor Banten Soroti Insiden Ojek Online yang Dilindas Mobil Polisi

    KKN INAIS Gelar Seminar Ekonomi Islam di Desa Malasari

    Recent Post

    Tak Punya Sertifikasi tapi Digelontorkan Dana Rp5,4 M, Kasus Sewa Pesawat PT APK Diusut Kejaksaan

    22 Mei 2026

    Gugatan Hasil Muktamar XXI Mathla’ul Anwar Masih Bergulir, Sidang Lanjutan Dijadwalkan Juni 2026

    21 Mei 2026

    Mahasiswa Pendidikan IPS Uniba Gelar Penyuluhan Kearifan Lokal di MA Raudatul Muta’allamin Baros

    20 Mei 2026

    Kadindikbud Kota Serang Ngamuk saat Sidak di SDN Karangantu: Toilet Berantakan hingga Guru Menangis

    20 Mei 2026

    Catut Nama Pejabat BGN, 4 Orang Tipu Calon Mitra SPPG Rugikan Rp1,9 Miliar

    19 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.