Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    LMND UNIBA Gelar Dialog Publik dan Buka Bersama, Bahas Strategi Kampus Cegah Disorientasi Ideologi Mahasiswa

    10 Maret, 2026

    HIPMI Banten Gelar Fit and Proper Test Basnom di Tangerang Selatan, Dorong Lahirnya Kader Pengusaha Muda Berintegritas

    10 Maret, 2026

    Pererat Ukhuwah di Ramadan, MWC NU Curug Gelar Nahdlatul Ulama Festival

    10 Maret, 2026

    PKBM Daguina Bantah Isu Siswa Fiktif, Dindikbud Kota Serang Ikut Beri Penegasan

    10 Maret, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»KKM 36 Hadirkan Solusi Praktis: TTG Penggeprek Melinjo untuk Pengrajin Emping
    KAMPUS

    KKM 36 Hadirkan Solusi Praktis: TTG Penggeprek Melinjo untuk Pengrajin Emping

    By Rizki Mubarok09 Agustus, 20252 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 36 berhasil menghadirkan solusi praktis bagi para pengrajin emping di Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten melalui inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa alat penggeprek melinjo.

    Inovasi ini dirancang untuk mempermudah proses produksi emping yang selama ini dilakukan secara manual dan memerlukan banyak tenaga serta waktu.

    Program ini berawal dari observasi lapangan yang dilakukan mahasiswa KKM 36, di mana mereka menemukan bahwa pengrajin emping di Desa Kertasana menghadapi tantangan besar dalam memenuhi permintaan pasar akibat proses penggeprekan yang lambat. Menjawab kebutuhan tersebut, tim KKM 36 berinisiatif merancang alat penggeprek melinjo sederhana, efisien, dan mudah digunakan.

    Ketua KKM 36, Raisa Adelio, menjelaskan bahwa alat ini dibuat dengan memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan di pasaran sehingga biaya produksinya terjangkau.

    “Harapan kami, alat ini bisa meningkatkan produktivitas warga, menghemat tenaga, dan membuka peluang pasar yang lebih luas untuk emping Kertasana,” ujarnya pada media pada Sabtu, 09 Agustus 2025.

    Salah satu pengrajin emping, Epiliani, mengaku sangat terbantu dengan adanya alat ini. Ia menuturkan jika kerja dapat lebih cepat dan hemat tenaga.

    “Kalau biasanya saya hanya bisa menggeprek sekitar 5–7 kilogram melinjo per hari, sekarang bisa sampai 15 kilogram. Tenaga juga lebih hemat, jadi bisa kerja lebih lama tanpa cepat capek,” tuturnya sambil tersenyum.

    Kepala Desa Kertasana, Uhadi, S.H, juga memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi mahasiswa.

    “Kami berterima kasih kepada KKM 36 yang telah memberikan solusi nyata. Inovasi ini bukan hanya membantu warga, tapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi desa,” katanya.

    Dengan hadirnya TTG penggeprek melinjo ini, Desa Kertasana diharapkan dapat berkembang menjadi sentra emping yang lebih produktif dan berdaya saing tinggi, sekaligus menginspirasi daerah lain untuk mengadopsi inovasi serupa.***

    KKM Teknologi UMKM UNIBA
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Kampus atau Ruang Aman? Mahasiswa Pertanyakan Kembalinya Dosen yang Pernah Terseret Kasus Pelecehan Verbal di UNIBA

    KAMPUS 07 Maret, 2026

    SMU Soroti Kebijakan Biaya TOEFL-EPT di UNIBA, Dorong Kampus Turunkan Biaya demi Keadilan Akses Pendidikan

    HIPMI Banten Gelar Fit and Proper Test Basnom di Tangerang Selatan, Dorong Lahirnya Kader Pengusaha Muda Berintegritas

    Fuso Berkah Ramadan 2026: Siaga 24 Jam dan Berbagi Kebahagiaan untuk Pengemudi Truk

    LMND UNIBA Soroti Munculnya Persoalan Baru di Tengah Reformasi Birokrasi Universitas Bina Bangsa

    Recent Post

    Polres Kabupaten Serang Ungkap Kasus Pengerusakan di Pontang Telah Dilimpahkan ke Kejaksaan

    10 Maret, 2026

    Dokumen Sah Ada, Tapi Kasus Lahan Serang Terjebak

    09 Maret, 2026

    Kasus Korupsi PTSL Tangerang: Jimmy Lie Akhirnya Tertangkap

    09 Maret, 2026

    LMND UNIBA Soroti Munculnya Persoalan Baru di Tengah Reformasi Birokrasi Universitas Bina Bangsa

    08 Maret, 2026

    Peringatan Nuzulul Quran di Kasemen, Muji Rohman Ingatkan Pentingnya Mengamalkan Nilai Al-Qur’an

    08 Maret, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.