Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Gelar Rakerda, PKS Kota Serang Fokus Kaderisasi dan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029

    14 Desember, 2025

    Regenerasi Anggota, Wapala Tapak Guriang SMAN 1 Ciruas Gelar Pra Diklat SAR

    14 Desember, 2025

    KH. Muhit Karna Terpilih sebagai Ketua Umum MUI Kabupaten Serang

    14 Desember, 2025

    Emas Perhiasan Jadi Pemicu Utama Inflasi Kota Serang Jelang Akhir Tahun

    13 Desember, 2025
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Kritik BEM Uniba, Adam Arjun: Lahir Prematur dan Tanpa Arah yang Jelas
    KAMPUS

    Kritik BEM Uniba, Adam Arjun: Lahir Prematur dan Tanpa Arah yang Jelas

    By Rizki Mubarok15 Agustus, 20252 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) tengah menjadi sorotan setelah tiga bulan sejak pendiriannya. Kritik datang dari LMND Uniba, termasuk dari kalangan mahasiswa sendiri yang merasa BEM belum menunjukkan arah yang jelas.

    Adam Arjun Maulana, Sekretaris Eksekutif Komisariat Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) UNIBA, menyatakan bahwa banyak mahasiswa yang tidak mengetahui atau bahkan tidak mengakui keberadaan BEM.

    “Ini adalah konsekuensi historis dari kelahirannya yang prematur, terbentuk secara tergesa tanpa pondasi yang kokoh,” ujarnya dalam pernyataan tertulis yang diterima awak media pada Jum’at, 15 Agustus 2025.

    Adam menambahkan, hingga saat ini belum ada langkah konkret dari pengurus BEM maupun Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) untuk menjawab tantangan-tantangan nyata di lingkungan kampus. Ia menekankan pentingnya pengurus BEM untuk mengakui bahwa mereka belum memiliki legitimasi kuat di mata mahasiswa UNIBA.

    “Tanpa pengakuan dari basis mahasiswa, maka setiap program, kebijakan, atau agenda akan kehilangan makna,” tangkasnya.

    Selain itu, Adam juga mengungkapkan minimnya arah dan ketegasan dalam menjalankan tugas-tugas organisasi, yang menurutnya tidak lepas dari absennya budaya akademik di kampus.

    Menurut Adam, kondisi ini seharusnya menjadi momentum untuk mengajak seluruh mahasiswa terlibat aktif dalam membangun budaya organisasi dan merumuskan konstitusi bersama.

    “Tugas berat ini tidak bisa dipikul sendiri oleh pengurus, ia adalah tanggung jawab kolektif untuk meletakkan fondasi organisasi yang sehat bagi tahun-tahun mendatang,” tegasnya.

    Adam, mewakili LMND Uniba berharap agar pengurus BEM tidak hanya menjadi pengelola jabatan, tetapi juga menjadi penggerak budaya organisasi yang terbuka, inklusif, dan berpihak pada kepentingan mahasiswa.

    “Sebab, kelahiran pemerintahan mahasiswa adalah titik awal perjuangan, bukan akhir dari proses,” pungkasnya.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak BEM UNIBA belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan tersebut.***

    Bem Kritik LMND UNIBA
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Perjuangan Anak Pedagang Pentol Keliling Jadi Prajurit TNI

    BANTENPEDIA 11 Desember, 2025

    Tingkatkan Layanan Pendidikan, Pemkot Serang Resmikan 3 RKB dan Jalan SDN Banten Indah Permai

    ORMAWA Piksi Gelar Aksi Solidaritas Bencana Alam di Sumatera

    Gelar Rakerda, PKS Kota Serang Fokus Kaderisasi dan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029

    Menguak Sejarah Panjang dan Ritual Keagamaan di Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.