Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Putusan MA Tegas, Maruli Rajagukguk: Waktunya Bongkar Komplotan Level Atas

    11 April, 2026

    Kerugian Negara Capai Triliunan, MA Pastikan Lahan Itu Milik Banten

    11 April, 2026

    BKSAP Fokus Buka Akses Selat Hormuz demi Kelancaran Logistik Indonesia

    10 April, 2026

    Ancaman Ketahanan Pangan! Pekerja Penggilingan Minta Tolong ke Komisi IV

    09 April, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Ratusan Bangunan Liar di Sempadan Sungai Padek Kota Serang Dibongkar

    Ratusan Bangunan Liar di Sempadan Sungai Padek Kota Serang Dibongkar

    Roy Goozly04 Desember, 20252 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Ratusan bangunan liar (bangli) yang berdiri di kawasan sempadan Sungai Padek, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, dibongkar, Kamis, 4 Desember 2025.

    ‎Camat Kasemen, Sugiri, mengatakan pembongkaran bangli sudah direncanakan jauh-jauh hari.

    ‎”Dimulai dari tanggal 1 Desember proses verifikasi dan validasi, terus tanggal 2 sampai 3 proses relokasi ke rusunawa dan pemutusan listrik,” katanya.

    ‎Bangli yang berada di sepanjang Sungai Padek ini terdapat 250, namun hanya 175 yang dijadikan tempat tinggal dan usaha.

    ‎”Bangli yang ada di sekitar Sungai Padek ini dari mulai rel kereta api sampai Jenggot Margaluyu itu kurang lebih 250-an, yang betul-betul tempat tinggal itu 140, sisanya berarti 35 bangunan tempat usaha,” ungkap Sugiri.

    ‎Nantinya warga yang terdampak pembongkaran akan direlokasi ke Rusunawa Margaluyu.

    ‎”Kalau yang bukan tempat tinggal, satu tidak direlokasi ke Rusunawa, yang kedua tidak diberikan kompensasi uang kerohiman. Itu sudah tercantum dalam aturan Peraturan Presiden dari Kemensos,” ujarnya.

    ‎Saat ini 47 Kartu Keluarga (KK) sudah menempati Rusunawa, sedangkan kouta di Rusunawa ada 74.

    ‎”Jadi sekitar kurang lebih 30 lagi masih ada spare di Rusunawa. Karena ini banyak tempat usaha, kadang-kadang kan rumahnya bukan di sini sebetulnya. Ada tinggal di saudaranya, tempat usaha aja di sini gitu,” jelas Sugiri.

    ‎Selain mendapat fasilitas Rusunawa, warga yang terdampak akan menerima uang kerohiman sebesar Rp5 juta per KK.

    ‎”Kerohimannya sama dengan yang warga Sukadana Rp5 juta. Mereka tinggal di Rusunawa digratiskan setahun,” ucapnya.

    ‎Penertiban bangli di sekitar Sungai Padek diharapkan dapat mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi.

    ‎”Karena ini juga harapan dari masyarakat, aduan masyarakat. Selama ini sering terjadi banjir karena ada pendangkalan, penyempitan sungai, ada bangunan liar sehingga sering terjadi banjir,” tutup Sugiri.

    ‎Sementara itu, Neng Suhayanti, salah satu warga yang tinggal di sempadan sungai Padek, mengaku telah menerima sosialisasi dari pemerintah perihal rencana pembongkaran ratusan bangli di kawasan tersebut.

    ‎”Ada (sosialisasi). Kita sudah diperingati, dan Minggu kemarin rapat bahwa tanggal sekian ada pembongkaran,” ujarnya.

    ‎

    Bangli Bangunan Liar Pembongkaran Pemkot Serang Rumah Warga Rusunawa Sempadan Sungai Sungai Padek

    Related Posts

    EKBIS

    Pemkot Serang Siapkan 3.000 Paket Sembako Bersubsidi untuk Redam Inflasi Ramadan

    14 Maret, 2026
    NEWS

    Bappeda Kota Serang Bakal Gelar Dialog Forum Konsultasi Publik Secara Daring

    19 Januari, 2026
    NEWS

    Kemenbud RI Akui Kesenian Terbang Gede Kota Serang sebagai Warisan Budaya Tak Benda

    19 Januari, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Kritik Anggaran Belanja Buah Durian hingga Kue Ulang Tahun di Biro Umum Banten Habiskan Puluhan Juta, Mahasiswa: Hamburkan APBD

    NEWS 07 April, 2026

    Pengeroyokan Petugas Keamanan di Movenpick Carita, Satu Pelaku Diduga Anak Lurah Umbul Tanjung

    PKBM Daguina Gelar UPK Paket C, Bukti Pendidikan Nonformal Kian Berkualitas

    Kisah Konflik Internal Kesultanan Banten dan Campur Tangan Belanda

    Menguak Sejarah Panjang dan Ritual Keagamaan di Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    Recent Post

    Optimisme Lawan Teror: Projo Ingatkan Pengalaman Bangsa Saat Pandemi

    08 April, 2026

    PKBM Daguina Gelar UPK Paket C, Bukti Pendidikan Nonformal Kian Berkualitas

    08 April, 2026

    Kritik Anggaran Belanja Buah Durian hingga Kue Ulang Tahun di Biro Umum Banten Habiskan Puluhan Juta, Mahasiswa: Hamburkan APBD

    07 April, 2026

    Bawa Visi Baru, Pramuka Banten Akan Olah Sampah Jadi Pupuk

    07 April, 2026

    Ketua DPRD: Musrenbang 2027 Jadi Kunci Wujudkan Kota Serang Lebih Maju

    06 April, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.